BPS Kabupaten Kupang Dorong Literasi Data lewat Program Desa Cantik
- 21 Apr 2026 16:33 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Badan Pusat Statistik Kabupaten Kupang terus mendorong peningkatan literasi statistik di tingkat desa melalui program Desa Cinta Statistik atau Desa Cantik. Program ini menjadi salah satu upaya strategis untuk mewujudkan pembangunan berbasis data yang akurat, terukur, dan berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Kepala BPS Kabupaten Kupang, Ramly Kurniawan Tirto Kusumo, mengatakan pada Kamis16 April 2026, saat kegiatan di desa Tulun tepatnya di Gereja Ebenhezer Tulun Kabupaten Kupang, program Desa Cantik tidak hanya sekadar kegiatan pembinaan, tetapi juga menjadi indikator kinerja utama dalam meningkatkan pemahaman masyarakat dan pemerintah desa terhadap pentingnya data. Menurutnya, selama ini masih banyak desa yang belum memanfaatkan data secara optimal dalam perencanaan pembangunan. Padahal, data yang valid dan terkelola dengan baik menjadi dasar penting dalam menentukan arah kebijakan yang tepat sasaran.
“Melalui program Desa Cantik ini, kami ingin mendorong desa agar mampu mengelola dan memanfaatkan data secara mandiri, sehingga setiap program pembangunan benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat,” ucap Kepala BPS Kabupaten Kupang, Ramly Kurniawan Tirto Kusumo, saat di temui RII.CO.ID, Kamis16 April 2026.
Ia menjelaskan, literasi statistik menjadi hal yang sangat penting di tengah tuntutan pembangunan saat ini. Pemerintah desa dituntut tidak hanya mampu menjalankan program, tetapi juga memahami kondisi riil masyarakat melalui data yang akurat.
“Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan literasi statistik, baik bagi aparat desa maupun masyarakat, agar lebih memahami pentingnya data dalam perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi pembangunan,” ucapnya
Dengan adanya pemahaman tersebut, diharapkan setiap kebijakan yang diambil di tingkat desa dapat lebih tepat sasaran, efektif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata. Pada tahap awal pelaksanaan, BPS Kabupaten Kupang menetapkan tiga desa sebagai lokasi pembinaan, yakni Desa Baumata Utara, Baumata Barat, dan Desa Baumata. Ketiga desa ini dipilih karena telah menunjukkan kesiapan awal dalam mengidentifikasi kebutuhan data serta memiliki komitmen untuk berkolaborasi dengan BPS.
“Ketiga desa ini sudah mulai mengidentifikasi kebutuhan datanya dan siap bekerja sama dalam proses pengumpulan hingga penyajian data. Ini menjadi modal awal yang baik untuk pengembangan program ke depan,” ujarnya
Ramly menambahkan, melalui pembinaan yang dilakukan, desa akan didampingi dalam berbagai aspek, mulai dari pengumpulan data, pengolahan, hingga penyajian data dalam bentuk yang mudah dipahami dan dimanfaatkan. Tidak hanya itu, program Desa Cantik juga diharapkan mampu membangun budaya sadar data di tengah masyarakat desa. Dengan demikian, data tidak lagi dianggap sebagai hal yang rumit, tetapi menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, desa-desa yang dibina ini dapat menjadi contoh atau role model bagi desa lainnya dalam pengelolaan data statistik yang baik dan berkelanjutan,” tambahnya.
Ia menegaskan, keberhasilan program Desa Cantik sangat bergantung pada komitmen pemerintah desa serta partisipasi aktif masyarakat. Tanpa dukungan tersebut, upaya peningkatan literasi statistik akan sulit berjalan secara maksimal. Dengan sistem data yang kuat dan akurat, pemerintah desa diharapkan mampu merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran, sekaligus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan.
Ke depan, BPS Kabupaten Kupang berencana memperluas cakupan program Desa Cantik ke desa-desa lainnya secara bertahap. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat terwujudnya pembangunan berbasis data di seluruh wilayah Kabupaten Kupang. Dengan penguatan literasi statistik di tingkat desa, diharapkan pembangunan di Kabupaten Kupang dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. (AI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....