Bupati Sumba Barat Tegaskan Disiplin ASN dan Transformasi Budaya Kerja WFO–WFH

  • 17 Apr 2026 10:20 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Sumba – Komitmen memperkuat disiplin aparatur dan mendorong perubahan budaya kerja ditegaskan langsung Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, saat memimpin Apel Kesadaran di halaman Kantor Bupati Jumat, 17 April 2026. Di tengah tuntutan pelayanan publik yang semakin dinamis, arah kebijakan ini menjadi penanda penting transformasi kinerja ASN menuju tata kelola pemerintahan yang lebih profesional dan responsif.

Apel tersebut diikuti oleh Wakil Bupati, Plt Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, kepala perangkat daerah, serta seluruh ASN dan Tenaga Kerja Daerah (TKD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Momentum ini dimanfaatkan untuk menegaskan kembali peran aparatur sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

Dalam amanatnya, Bupati menekankan bahwa kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga melalui kinerja nyata, serta menegaskan bahwa setiap pelanggaran disiplin akan ditindak tegas sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021.

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah untuk memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap ASN dan TKD. Penegakan aturan harus dilakukan secara adil dan konsisten tanpa tebang pilih, sebagai bentuk tanggung jawab dalam membangun aparatur yang berintegritas dan dapat dipercaya.

Selain itu, Bupati secara resmi mengumumkan penerapan transformasi budaya kerja melalui pola Work From Office (WFO) dan Work From Home (WFH). Ia menegaskan bahwa pelaksanaan WFH, khususnya pada hari Jumat, tetap merupakan hari kerja aktif dengan tuntutan kinerja yang terukur dan kesiapan pegawai untuk dihubungi setiap saat.

Dalam rangka mendukung kebijakan tersebut, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi diharapkan semakin optimal untuk menunjang koordinasi, pelaporan, serta pengendalian kinerja. Kepala perangkat daerah diminta melakukan sosialisasi, pengawasan, dan evaluasi agar implementasi WFO–WFH berjalan efektif dan akuntabel.

Menutup arahannya, Bupati juga mengingatkan kesiapan menghadapi pemeriksaan BPK RI serta mendorong percepatan inovasi melalui gerakan “one year one innovation”. Ia mengajak seluruh jajaran meninggalkan pola kerja lama dan menghadirkan terobosan baru demi mewujudkan pelayanan publik yang cepat, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat Sumba Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....