Bupati Kupang Lepas 250 Mahasiswa KKN Undana ke 24 Kecamatan

  • 10 Apr 2026 09:03 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Bupati Kupang, Yosef Lede, secara resmi melepas 250 mahasiswa Universitas Nusa Cendana (Undana) untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 24 kecamatan di Kabupaten Kupang. Pelepasan berlangsung di Lobi Lantai 2 Kantor Bupati Kupang, Rabu 8 April 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede menyampaikan apresiasi kepada Undana yang telah menjadikan Kabupaten Kupang sebagai lokasi pelaksanaan KKN. Ia menilai, kehadiran mahasiswa menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan.

Menurutnya, dengan kondisi wilayah Kabupaten Kupang yang terdiri dari 24 kecamatan, 17 kelurahan, dan 160 desa, kehadiran mahasiswa KKN menjadi energi baru yang sangat dibutuhkan. Ia menegaskan, proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di tengah masyarakat.

“Belajar bukan hanya di dalam kelas, tetapi juga di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa ini menjadi energi yang akan kami manfaatkan untuk mendorong kemajuan daerah,” ucap Bupati Kupang, Yosef Lede, kepada RRI.CO.ID, Rabu 8 April 2026.

Bupati juga berpesan agar para mahasiswa siap ditempatkan hingga ke wilayah pelosok. Ia menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi dengan kondisi lingkungan sebagai bekal masa depan.

Pemerintah daerah, lanjutnya, siap memberikan dukungan penuh selama masa KKN yang berlangsung selama dua bulan.

“Kami pastikan ada koordinasi dan pelayanan yang baik dari pemerintah. Mahasiswa diharapkan dapat membantu masyarakat melalui edukasi sesuai bidang ilmunya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Undana, Yosep Seran Mau, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kupang yang telah menerima mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian di seluruh wilayah kecamatan. Ia menjelaskan, tema KKN tahun ini berfokus pada sensus ternak, dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, seperti peternakan, pertanian, kelautan, hukum, ekonomi dan bisnis, hingga pendidikan.

“Kami berharap mahasiswa tidak hanya fokus pada tugas kelompok, tetapi juga mampu melihat persoalan di masyarakat, lalu bersama pemerintah daerah merancang solusi yang dapat dilakukan,” katanya.

Ia juga menambahkan, sesuai komitmen pimpinan Undana, Kabupaten Kupang menjadi salah satu wilayah strategis untuk pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, baik oleh mahasiswa maupun dosen melalui kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri Wakil Bupati Kupang Aurum Obe Titu Eki, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Kupang, serta dosen pendamping lapangan. (A.I)



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....