Bupati Kupang Buka Bimtek Ground Check PBI-JK bagi Pendamping PKH

  • 01 Apr 2026 15:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang-Bupati Kupang, Yosef Lede, resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Ground Check Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) bagi pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Kupang Tahun 2026, di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi, Rabu, 1 April 2026. Dalam sambutannya, Yosef Lede menekankan pentingnya keterpaduan dan sinergi antar Kementerian/Lembaga dengan Pemerintah Daerah dalam upaya pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Ia menegaskan penggunaan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penetapan program, termasuk program-program pemberdayaan masyarakat. “Program sosial yang tepat sasaran menjadi kunci utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun demikian kita menyadari bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Kupang yang masih berada di angka 20,32%, masih lebih tinggi dari angka kemiskinan Provinsi NTT maupun angka kemiskinan nasional, yang mana hal tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bagi kita Bersama untuk terus bekerja lebih keras dan lebih terpadu untuk diturunkan,” ujar Yosef Lede.

Bupati Kupang menambahkan, Bimtek Ground Check memiliki peran strategis untuk memastikan penerima PBI-JK benar-benar berasal dari kelompok masyarakat Desil 1 sampai Desil 5, sesuai hasil pemeringkatan data kesejahteraan. Ia juga mengimbau seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Kupang, BPS, dan pendamping PKH, untuk menjalankan tugas dengan jujur, transparan, dan penuh tanggung jawab, didukung perangkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

“Yang harus menjadi prioritas adalah memastikan bahwa setiap program dan bantuan diberikan kepada mereka yang benar – benar berhak. Oleh karena itu proses verifikasi dan validasi data menjadi sangat penting. Verifikasi dan validasi bukan sekedar proses administrasi, melainkan menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan yang adil dan tepat sasaran, dengan data yang akurat, sehingga memastikan bahwa setiap intervensi pemerintah memberikan dampak nyata dalam menurunkan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrim,” katanya.

Di akhir sambutannya, Yosef Lede mengajak pendamping PKH untuk bekerja kolaboratif dengan Pemerintah Kabupaten Kupang. Menurutnya, pemerintah daerah tidak dapat memberantas kemiskinan sendirian, sehingga keterlibatan pendamping PKH dalam memberikan data yang akurat sangat dibutuhkan. (DW)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....