NTT Mart OSOP Diluncurkan Tekan Defisit Perdagangan Daerah
- 31 Mar 2026 06:47 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Pemerintah Provinsi NTT terus memperkuat ekonomi lokal dengan meluncurkan NTT Mart berbasis One School One Product (OSOP) di SMK Negeri 1 Atambua, Kabupaten Belu, Senin, 30 Maret 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam menekan defisit perdagangan daerah yang masih tinggi.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa salah satu persoalan utama UMKM bukan pada produksi, melainkan akses pasar. Banyak pelaku usaha mampu menghasilkan produk, tetapi kesulitan dalam menjualnya.
“Masalah terbesar UMKM kita bukan produksi, tapi pasar,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa NTT Mart hadir sebagai solusi dengan menyediakan ruang distribusi yang terintegrasi bagi produk lokal. Dengan adanya wadah ini, produk-produk daerah diharapkan memiliki pasar yang lebih jelas dan berkelanjutan.
Menurutnya, ketimpangan perdagangan NTT masih cukup besar, di mana nilai pembelian dari luar daerah jauh lebih tinggi dibandingkan penjualan keluar daerah.
“Artinya uang kita lebih banyak keluar daripada berputar di dalam daerah,” katanya.
Melalui penguatan produksi lokal dan distribusi yang terorganisir, pemerintah optimistis ketergantungan terhadap produk luar dapat ditekan secara bertahap.
Langkah ini diharapkan mampu menciptakan perputaran ekonomi yang lebih sehat dan berkelanjutan di NTT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....