Pemda Sabu Raijua Perkuat Penanganan Kasus Leptospirosis
- 29 Mar 2026 21:04 WIB
- Kupang
RRI. CO. ID, Kupang - Penanganan kasus Leptospirosis di Kabupaten Sabu Raijua mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Dinas kesehatan bersama tenaga medis melakukan pemantauan dan pendampingan di wilayah terindikasi. Langkah ini bertujuan mencegah penyebaran penyakit sekaligus memastikan warga mendapat penanganan cepat.
“Iya memang teman-teman Dinas Kesehatan dan Puskesmas Seba terus melakukan pendampingan dan pengawasan di sana. Ada indikasi tetangga sekitar 500 meter dari lokasi juga terpapar. Penyebaran leptospirosis diduga sudah mencapai radius sekitar 500 meter dari lingkungan awal,” kata Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly M. Si kepada RRI Kamis, 26 Maret 2026.
Pemerintah daerah memperkuat pengawasan kesehatan masyarakat di wilayah terindikasi. Petugas kesehatan diminta aktif memantau kondisi warga serta memberi edukasi pencegahan penyakit. Langkah ini dilakukan agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan lainnya. Tenaga medis diminta siaga menangani pasien dengan gejala leptospirosis. Penanganan dini dinilai penting untuk mencegah dampak kesehatan lebih berat.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. Warga diminta menghindari genangan air yang berpotensi menjadi sumber penularan. Masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri jika mengalami gejala penyakit.
“Iya, kami sampaikan teman-teman Dinas Kesehatan dan Puskesmas Siba sudah bekerja semaksimal mungkin. Fokus utama kami adalah mengatasi penyebaran leptospirosis di masyarakat. Kami juga memastikan warga terindikasi segera mendapat penanganan,” ujar Thobias Uly M. Si.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua memastikan pemantauan terus dilakukan secara intensif. Keterlibatan tenaga kesehatan diharapkan mampu mengendalikan penyebaran penyakit. Masyarakat diminta tetap waspada dan mengikuti imbauan kesehatan pemerintah. (ST)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....