Wabup Kupang Tutup Musrenbang RKPD Fatuleu tengah

  • 09 Mar 2026 15:42 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang – Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, secara resmi menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kecamatan Fatuleu Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Imanuel Nonbaun, Jumat,6 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Aurum mengatakan seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun dalam Musrenbang akan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah.

“Hasil Musrenbang ini akan menjadi fondasi utama RKPD tahun 2027 dan selaras dengan RPJMD 2025–2029 serta target SDGs Nasional. Fokus pembangunan ke depan adalah memperkuat ketahanan pangan dan aksesibilitas wilayah,” ucap Aurum saat di temui RRI.CO.ID,Jumat,6 Maret 2026.

Ia menjelaskan, tema pembangunan Kabupaten Kupang tahun 2027 adalah percepatan transformasi lokal berbasis hilirisasi, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Kabupaten Kupang Emas.

Menurutnya, pembangunan daerah ke depan harus diarahkan pada penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan potensi daerah, pembangunan infrastruktur yang merata, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang produktif dan berdaya saing.

Pada kesempatan tersebut, Aurum juga mengakui tantangan ekonomi yang sedang dihadapi pemerintah daerah saat ini.

“Saya mengerti kondisi yang kita hadapi. Pemerintah saat ini juga menghadapi situasi ekonomi yang sulit. Fenomena ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Kupang, tetapi juga dirasakan hingga ke tingkat pusat,” Ujarnya.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya memprioritaskan pembangunan di sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pertanian.

Aurum berharap para camat bersama seluruh pemangku kepentingan dapat terus menjaga semangat kolaborasi dan gotong royong dalam mengawal pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Kupang.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kupang, Habel Mbate, mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan yang dinilai mampu menjaring aspirasi masyarakat secara langsung.

“Memang kondisi anggaran saat ini terbatas karena efisiensi. Namun kita tidak boleh menyerah dan tetap percaya perhatian pemerintah pusat bagi daerah tetap ada,” ucap Aurum.

Musrenbang tingkat kecamatan ini merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan daerah sebelum dilanjutkan pada forum perangkat daerah dan Musrenbang tingkat Kabupaten Kupang. (Andry Iskandar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....