Ramadhan Gerakkan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
- 27 Feb 2026 15:42 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Momentum Ramadhan di Kota Kupang tidak hanya memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi kerakyatan melalui aktivitas UMKM. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, dalam kegiatan buka puasa bersama di Masjid Nurul Iman Oebobo, Rabu, 25 Februari 2026.
Dalam sambutannya, Serena mengenang tradisi “war takjil” yang selalu dinantikan warga setiap bulan Ramadhan. Kawasan depan Bank Mandiri dan sekitar gereja Katedral, katanya, selalu ramai oleh pelaku UMKM yang menjajakan aneka takjil.
“Fenomena ini menunjukkan bahwa masyarakat Kota Kupang mempraktikkan toleransi secara nyata. Kita ikut merayakan dan menghargai bulan suci Ramadhan bersama saudara-saudara muslim kita,” tuturnya.
Menurutnya, geliat ekonomi Ramadhan menjadi bukti bahwa toleransi dan pertumbuhan ekonomi dapat berjalan beriringan. Aktivitas jual beli takjil bahkan melibatkan warga lintas agama yang turut meramaikan suasana sore hari.
Ia juga mengapresiasi inisiatif remaja masjid dan tokoh-tokoh muslim yang menggerakkan Bazar UMKM Ramadhan, termasuk yang diselenggarakan oleh Masjid Nurul Hidayah. Dukungan terhadap UMKM, lanjutnya, merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi daerah.
“Kalau kita ingin menguatkan ekonomi daerah, maka kita harus mulai dari mendukung ekonomi keluarga dan pelaku UMKM. Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mendukung setiap gerakan ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari masyarakat,” kata Serena tegas.
Komitmen tersebut, katanya, sejalan dengan visi pembangunan Kota Kupang sebagai Kota Kasih yang tidak hanya menekankan harmoni sosial, tetapi juga kemandirian ekonomi berbasis masyarakat.
Kehadiran Wali Kota Kupang, Christian Widodo, bersama jajaran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut dinilai menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah mendukung pengembangan UMKM lokal.
Melalui momentum Ramadhan, Pemerintah Kota Kupang berharap semangat kebersamaan tidak hanya terjaga dalam kehidupan sosial dan keagamaan, tetapi juga berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi kerakyatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....