Wawali Serena: Buka Puasa Perkuat Toleransi Kupang

  • 27 Feb 2026 15:21 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Kota Kupang menggelar kegiatan buka puasa bersama di Masjid Nurul Iman Oebobo, Rabu, 25 Februari 2026, yang dihadiri Wali Kota Kupang, Christian Widodo, dan Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan lembaga agama, Ketua FKUB, pimpinan OPD, camat, imam masjid, marbot, serta para pelajar Madrasah Tsanawiyah.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Serena menegaskan bahwa buka puasa bersama bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kota Kupang.

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang dan Bapak Wali Kota, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi. Buka puasa bersama adalah ruang untuk mempererat tali persaudaraan, meneguhkan komitmen menjaga kerukunan dan toleransi,” ujarnya.

Menurutnya, semangat Ramadhan sejalan dengan visi Kota Kupang sebagai Kota Kasih, rumah bersama yang maju, mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa nilai kasih, persaudaraan, dan kebersamaan harus menjadi fondasi utama kehidupan bermasyarakat.

Serena juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian Kota Kupang yang kembali masuk dalam 10 besar Indeks Kota Toleran tingkat nasional selama 10 tahun berturut-turut pada 2025. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata bahwa toleransi telah menjadi budaya yang hidup dalam keseharian warga.

“Prestasi ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama. Toleransi harus terus dirawat melalui dialog, kerja sama lintas iman, dan sikap saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Apresiasi terhadap praktik toleransi di Kota Kupang juga datang dari pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, yang menilai sinergi lintas iman di kota ini tampak nyata dalam kegiatan sosial maupun ekonomi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Masjid Nurul Iman Oebobo, H. Ismail Kasim, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan komitmen pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan. Ia menilai kehadiran Wali Kota dan Wakil Wali Kota menjadi wujud nyata dukungan pemerintah kepada umat.

Ia juga mengungkapkan bahwa kerukunan di sekitar masjid tercermin dari dukungan warga non-muslim yang setiap tahun secara sukarela membantu menjaga keamanan saat salat tarawih. “Inilah wajah kerukunan yang sesungguhnya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....