Wakil Bupati Kupang Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Sumba tengah
- 25 Feb 2026 14:08 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang - Wakil Bupati Kupang, Aurum O. Titu Eki, menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Sumba Tengah yang dipimpin Ketua DPRD Arpud Umbu Mangalema, bersama Wakil Ketua I Ignatius Umbu Tiba dan Wakil Ketua II Eman Jurumana, di Kantor Bupati Kupang, Selasa, 24 Februari 2026. Kunjungan tersebut bertujuan untuk berbagi informasi dan pengalaman terkait pengelolaan potensi garam sebagai salah satu komoditas unggulan daerah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kupang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan DPRD Kabupaten Sumba Tengah yang memilih Kabupaten Kupang sebagai lokasi studi referensi. “Ini adalah itikad baik yang patut diapresiasi. Kami berterima kasih karena Kabupaten Kupang bisa menjadi pilihan bapak ibu untuk melakukan kunjungan kerja dan Kabupaten kami bisa menjadi berkat bagi daerah lain melalui transfer ilmu atau berbagi pengetahuan kami, dan bapak ibu juga menjadi penyalur berkat dengan menyebarkannya di daerah lain,” ujar Aurum O. Titu Eki.
Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Kupang dan Kabupaten Sumba Tengah memiliki sejumlah kemiripan karakteristik wilayah. Namun, Kabupaten Kupang memiliki wilayah yang lebih luas dengan beragam potensi sumber daya alam, salah satunya produksi garam yang kini menjadi salah satu komoditas unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Meski demikian, ia mengakui bahwa pengelolaan garam di Kabupaten Kupang tidak lepas dari berbagai tantangan. Produksi garam yang saat ini mulai berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan hasil dari proses panjang yang diwarnai dinamika dan berbagai hambatan.
“Salah satu tantangan kami adalah membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat sekitar, tentunya selama proses komunikasi berjalan seringkali persetujuan dan penolakan kami terima,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Arpud Umbu Mangalema, menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Kabupaten Kupang. Ia menilai Kabupaten Kupang sebagai salah satu daerah di Nusa Tenggara Timur yang berhasil mengembangkan sentra produksi garam dengan cukup baik.
“Terima kasih kepada ibu wakil yang sudah menyediakan waktu dan meninggalkan semua aktivitas untuk menerima kunjungan kami serta kesediaan memberikan informasi terkait pengelolaan potensi garam yang baik di Kabupaten Kupang,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Sumba Tengah hingga saat ini belum memiliki lokasi pengelolaan garam yang optimal. Karena itu, kunjungan ini dimanfaatkan untuk mempelajari proses kerja sama dengan pihak perusahaan, tokoh masyarakat, serta mekanisme penanaman modal dan perizinan.
“Kami ingin belajar dan mengetahui bagaimana proses kerjasama dengan pihak perusahaan, tokoh masyarakat, masyarakat, kerjasama dengan penanaman modal, serta cara mengurus perizinannya agar dapat diusulkan di Kabupaten Sumba Tengah sebagai upaya memberdayakan berbagai potensi daerah melalui pengembangan usaha garam bagi masyarakat pesisir pantai,” kata Arpud.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa Kabupaten Sumba Tengah memiliki dua lokasi potensial untuk pengembangan garam. Lokasi pertama berada di wilayah pantai selatan yang telah direncanakan sebagai sentra pariwisata, namun masih terisolasi dan belum berkembang optimal.
Sementara lokasi kedua berada di kawasan utara yang telah melalui proses survei dan kajian mendalam. Turut mendampingi Wakil Bupati Kupang dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kupang Charles Banamtuan serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Kupang Juhardi David Selan.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi antar daerah dalam mengoptimalkan potensi sumber daya alam, khususnya komoditas garam, demi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah. (DW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....