Wabup kupang terima kunker DPRD sumba tengah
- 25 Feb 2026 13:42 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID,Kupang – Wakil Bupati Kupang, Aurum O Titu Eki, menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Sumba Tengah di Kantor Bupati Kupang, Selasa 24 Februari 2026. Rombongan DPRD Kabupaten Sumba Tengah dipimpin Ketua DPRD, Arpud Umbu Mangalema, didampingi Wakil Ketua I Ignatius Umbu Tiba dan Wakil Ketua II Eman Jurumana. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka studi dan berbagi informasi terkait pengelolaan komoditas garam.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kupang menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk sinergi antar daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
“Ini adalah itikad baik yang patut diapresiasi. Kami berterima kasih karena Kabupaten Kupang bisa menjadi pilihan untuk saling berbagi informasi dan pengalaman. Semoga apa yang kami miliki dapat menjadi berkat bagi daerah lain,” ucap Wakil Bupati Kupang, Aurum, kepada RRI.CO.ID, Selasa 24 Februari 2026.
Ia menjelaskan, Kabupaten Kupang memiliki potensi sumber daya alam yang cukup besar, salah satunya sektor garam. Meski kini menjadi salah satu daerah penghasil garam di NTT, proses pengelolaannya tidak terlepas dari berbagai dinamika dan tantangan. Menurutnya, produksi garam di Kabupaten Kupang belum sepenuhnya maksimal dan membutuhkan proses panjang hingga akhirnya dapat berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu tantangan utama yang dihadapi pemerintah daerah adalah membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat sekitar lokasi produksi.
“Dalam prosesnya, kami menerima dukungan sekaligus penolakan. Namun komunikasi terus dibangun agar pengelolaan berjalan baik dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ucap Aurum.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Arpud Umbu Mangalema, menyampaikan terima kasih atas sambutan Pemerintah Kabupaten Kupang dan keterbukaan dalam berbagi pengalaman. Ia mengapresiasi Kabupaten Kupang sebagai salah satu daerah di NTT yang memiliki sentra produksi garam yang cukup baik. Menurut Arpud, Kabupaten Sumba Tengah saat ini belum memiliki sentra pengelolaan garam yang optimal. Oleh karena itu, kunjungan kerja ini dimanfaatkan untuk mempelajari pola kerja sama dengan pihak perusahaan, masyarakat, serta mekanisme penanaman modal dan perizinan.
“Kami ingin belajar bagaimana proses kerja sama dengan investor, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah, termasuk tahapan perizinan agar bisa kami terapkan di Kabupaten Sumba Tengah,” ucap Ketua DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Arpud Umbu Mangalema.
Ia menambahkan, terdapat dua lokasi potensial pengembangan garam di Kabupaten Sumba Tengah, yakni kawasan pantai selatan yang direncanakan sebagai sentra pariwisata namun masih menghadapi keterbatasan akses, serta kawasan utara yang telah melalui survei dan kajian lebih mendalam.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar daerah sekaligus mendorong optimalisasi potensi garam sebagai salah satu sumber peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir. (Andry/Ady)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....