Kecamatan Oebobo Sepakati Prioritas Pembangunan Tahun 2027

  • 23 Feb 2026 14:33 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID,Kupang - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Oebobo Tahun Perencanaan 2027 diikuti sekitar 100 peserta dari berbagai unsur, mulai dari DPRD daerah pemilihan Oebobo, pemerintah kecamatan dan kelurahan, perangkat daerah, LPM, tokoh masyarakat, hingga perwakilan kelompok disabilitas dan dunia pendidikan. Forum ini menjadi tahapan penting sebelum usulan dibawa ke Musrenbang tingkat kota.

Plt. Camat Oebobo, Zet Batmalo, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Musrenbang kecamatan dilaksanakan untuk menyepakati program dan kegiatan prioritas hasil Musrenbang kelurahan yang telah disesuaikan dengan pagu indikatif Rp500 juta per kelurahan. Kesepakatan ini akan menjadi dasar pembahasan pada forum perangkat daerah.

Menurutnya, pelaksanaan Musrenbang tahun ini memiliki pendekatan berbeda karena berbasis pagu anggaran yang telah ditentukan. Dengan demikian, setiap kelurahan memiliki kepastian nilai program yang dapat diusulkan sesuai kebutuhan dan skala prioritas.

“Atas nama masyarakat Kecamatan Oebobo, kami menyampaikan apresiasi atas kebijakan pagu indikatif Rp500 juta per kelurahan. Kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam transformasi tata kelola perencanaan pembangunan yang lebih partisipatif dan akuntabel,” ucapnya.

Ia menambahkan, tujuan Musrenbang Kecamatan Oebobo antara lain menetapkan skala prioritas pembangunan tahun 2027 secara partisipatif dan realistis. Selain itu, forum ini juga bertujuan menjamin keterpaduan antara usulan masyarakat dan arah kebijakan pembangunan Kota Kupang.

Melalui proses diskusi dan musyawarah, berbagai usulan pembangunan diselaraskan dengan komposisi prioritas yang telah ditetapkan pemerintah kota, yakni dominan pada sektor infrastruktur, serta dukungan pada bidang sosial budaya dan ekonomi.

Zet Batmalo berharap seluruh pemangku kepentingan terus mengawal hasil Musrenbang hingga tahap penganggaran dan pelaksanaan program. “Kita ingin perencanaan ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar terimplementasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya tegas.

Melalui forum partisipatif ini, Kecamatan Oebobo menargetkan perencanaan pembangunan 2027 yang lebih terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan riil warga di setiap kelurahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....