Komik Buah Pala Jadi Media Pembelajaran STEM
- 29 Sep 2026 21:01 WIB
- Kupang
Poin Utama
- Komik Buah Ajaib mengangkat pala melalui cerita dan visual.
- Konsep matematika dapat diterapkan melalui penghitungan rak dan durasi pengeringan pala,
- Komik menjadi penghubung antara literasi, rasa ingin tahu, dan pembelajaran lintas mata pelajaran.
RRI.CO.ID, JAKARTA — Komik tidak lagi sekadar menjadi bacaan hiburan bagi anak. Buku Buah Ajaib karya Tuti Adhayati menunjukkan bagaimana cerita tentang biji pala dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran kontekstual berbasis Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM).
Pemanfaatan komik sebagai sumber belajar tersebut dibahas dalam Bedah Buku Seri “Balik Cerita” yang digelar Pusat Perbukuan, Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), di Perpustakaan Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Guru SMP Bosowa Bina Insani Bogor, Kharisma Prawesti Sri Utami, mengatakan cerita dalam Buah Ajaib dapat menjadi pintu masuk bagi peserta didik untuk belajar mengidentifikasi masalah dan menyusun solusi.
Salah satu persoalan yang dapat dikembangkan adalah jamur pada biji pala yang muncul dalam cerita. Persoalan tersebut kemudian dapat dijadikan bahan bagi murid untuk mengamati masalah, mengembangkan pertanyaan, hingga merancang solusi.
Kharisma menjelaskan, unsur engineering dalam pembelajaran STEM tidak harus selalu dikaitkan dengan mesin atau teknologi. Proses merancang dan merekayasa solusi atas persoalan yang ditemukan juga merupakan bagian dari pendekatan tersebut.
“Karena engineering bukan hanya berkaitan dengan mesin, namun desain atau rekayasa solusi apa yang dapat dilakukan sudah termasuk dalam pembelajaran engineering sendiri,” ujarnya.
Konsep matematika juga dapat diterapkan melalui persoalan yang dekat dengan kehidupan. Murid dapat diajak menghitung ukuran rak pengering buah pala atau memperkirakan waktu yang diperlukan dalam proses pengeringan.
Pendekatan tersebut memungkinkan guru menjadikan isi komik sebagai dasar penyusunan lembar kerja peserta didik, sehingga aktivitas membaca dilanjutkan dengan proses berpikir, menghitung, menganalisis, dan merancang solusi.
Pembelajaran juga dapat diperluas ke mata pelajaran lain. Menurut Kharisma, pala dapat dikaitkan dengan IPS melalui pembahasan mengenai komoditas ekspor hingga upaya meningkatkan nilai ekonomi melalui pengolahan produk.
“Berbicara STEM tidak hanya dikaitkan dengan IPA namun bisa dengan mata pelajaran lain seperti komik ini bisa dikaitkan dengan IPS yakni komoditas ekspor atau bagaimana meningkatkan ekonomi dengan cara mengolahnya,” kata Kharisma.
Sementara itu, penulis Buah Ajaib, Tuti Adhayati, mengatakan komik dipilih agar informasi tentang pala dapat disampaikan kepada anak dengan cara yang lebih menarik dan tidak terasa seperti pembelajaran yang kaku.
Tuti mengawali penulisan buku tersebut dari ketertarikannya terhadap pala. Ia menemukan masih banyak masyarakat, termasuk orang dewasa, yang belum mengetahui secara utuh bentuk, manfaat, maupun sejarah biji pala.
Menurutnya, pala tidak hanya dimanfaatkan sebagai bumbu masakan. Komoditas tersebut juga dapat diolah untuk berbagai kebutuhan, termasuk obat-obatan dan parfum.
Riset mengenai manfaat, pengolahan, dan sejarah pala kemudian menjadi bagian dari materi yang dikemas melalui cerita dan visual. Format komik dipilih dengan mempertimbangkan karakter pembaca anak sekolah dasar yang membutuhkan penyampaian informasi secara sederhana dan menarik.
Kepala Pusat Perbukuan, Supriyatno, mengatakan kegiatan bedah buku merupakan salah satu upaya meningkatkan literasi sekaligus memperkenalkan buku-buku terbitan Pusat Perbukuan serta karya penulis dan berbagai lembaga kepada masyarakat.
Melalui Buah Ajaib, literasi dan pembelajaran dipertemukan dalam satu pengalaman. Cerita tentang pala dapat mendorong murid bukan hanya membaca, tetapi juga menemukan persoalan, bertanya, menghitung, merancang solusi, dan mengenali potensi ekonomi komoditas Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....