ASN Berkesempatan Ikuti Seminar Multilateral di Tiongkok
- 15 Jul 2025 12:24 WIB
- Kupang
KBRN,Kupang: Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) kembali membuka kesempatan emas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Indonesia untuk mengikuti Seminar dan Pelatihan Multilateral Periode September 2025. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas ASN melalui pelatihan tematik berskala internasional di berbagai bidang strategis.
Pelaksanaan program dijadwalkan pada tanggal 4–30 September 2025, dengan pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi https://ktln-scholar.setneg.go.id Sementara itu, batas akhir endorsement berlangsung mulai 4 hingga 25 Agustus 2025, menyesuaikan dengan program yang dipilih.
Program ini terbuka bagi ASN dengan masa kerja antara 3 hingga 5 tahun yang sesuai dengan bidang pelatihan yang dipilih. Beberapa persyaratan utama meliputi:
• Surat pengantar atau rekomendasi dari focal point instansi.
• Mengisi form aplikasi seminar.
• Surat keterangan sehat dari RS/Klinik Pemerintah (bahasa Inggris).
• Daftar riwayat hidup (bahasa Inggris).
• Ijazah pendidikan tinggi luar negeri dan/atau sertifikat TOEFL/IELTS/English Score dengan nilai minimal tertentu dan masa berlaku maksimal 3 tahun.
Terdapat berbagai pilihan topik pelatihan, di antaranya:
• Enhancing Safety Capacity in Non-Coal Mines (Kuota: 6 peserta).
• Applied Technologies of Satellite Remote Sensing (5 peserta).
• Training Course on Sea Level Rise and Coastal Adaptation (5 peserta).
• Innovation and Development of SMEs in BRICS Countries (5 peserta).
• Exchange of Chinese Experience in Governance (5 peserta).
Dan beberapa seminar lainnya dengan kuota terbatas antara 2 hingga 6 peserta. Para peserta yang terpilih akan memperoleh fasilitas penuh berupa tiket penerbangan internasional kelas ekonomi (pp), akomodasi selama pelatihan, transportasi lokal, uang saku harian, asuransi kesehatan. Seluruh biaya program ini sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah RRT, memberikan peluang belajar dan berbagi tanpa beban finansial bagi peserta.
Program ini bukan sekadar kesempatan belajar, tetapi juga jembatan diplomasi dan kolaborasi internasional. Melalui partisipasi aktif ASN dalam forum multilateral ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan segar serta peningkatan kapasitas individu yang dapat berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik di Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....