Ledakan Pengguna Internet dan Ancaman Siber pada Anak

  • 29 Mar 2025 13:44 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote: Jumlah pengguna internet global mencapai 5,56 miliar pada tahun 2025. Dari total populasi 8,2 miliar, Indonesia menyumbang 221 juta pengguna, atau 79,5 persen populasi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 menyebut 39,71 persen anak usia dini di Indonesia sudah memakai gawai atau telepon seluler, dan 35,57 persen telah mengakses internet.

UNICEF mencatat setiap setengah detik, seorang anak di dunia mengakses internet pertama kali. Di Indonesia, 9,17 persen pengguna internet berusia di bawah 12 tahun.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, Meutya Hafid, menegaskan banyak anak tidak mengikuti aturan penggunaan internet yang ditetapkan orang tua. Data menunjukkan, 22 persen anak-anak melanggar aturan tersebut.

Indonesia menempati peringkat keempat global dalam kasus pornografi anak di ruang digital. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan regulasi ketat demi melindungi anak.

Tiga regulasi disusun: RPP Tata Kelola Perlindungan Anak dalam Penyelenggaraan Sistem Elektronik (TKPAPSE), RPerpres Peta Jalan Perlindungan Anak di Ranah Digital (PARD), dan Revisi Perpres No. 25 Tahun 2012.

Dalam peringatan Safer Internet Month Februari 2025, Meutya Hafid menegaskan pentingnya perlindungan anak di internet. Ia menyebut ancaman siber bisa mengubah hidup seorang anak.

Kemkomdigi telah menurunkan 993.114 konten judi online dari Oktober 2024 hingga Februari 2025. Namun, Meutya menyatakan bahwa men-take down saja tidak cukup.

Sistem Kepatuhan Moderasi Konten (SAMAN) mulai diterapkan Februari 2025. Sistem ini mengawasi kepatuhan penyelenggara sistem elektronik (PSE) terhadap konten yang diunggah.

Kementerian Kesehatan mengingatkan bahwa kecanduan internet memengaruhi kesehatan anak. Kecanduan gawai atau telepon seluler dapat mengurangi waktu tidur, menghambat tumbuh kembang.

Orang tua berperan penting dalam membatasi waktu berinternet. Edukasi keamanan digital, komunikasi terbuka, dan fitur perlindungan teknologi menjadi kunci.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....