Gagal Panen, Bisa Membuat Petani Terjerat Utang

  • 25 Feb 2025 11:02 WIB
  •  Kupang

KBRN, Rote : Ketika alam tak berpihak, petani kecil menghadapi risiko besar. Tanpa perlindungan, gagal panen bisa menghancurkan segalanya.

Sebagian besar petani hanya memiliki lahan terbatas. Mereka tidak punya simpanan cukup untuk bertahan saat panen gagal.

Tanpa akses pembiayaan formal, mereka terpaksa meminjam dari rentenir. Bunga tinggi semakin memperparah kondisi mereka.

Harga jual hasil panen pun sering tidak menguntungkan. Tekanan ini membuat petani semakin sulit lepas dari kemiskinan.

Asuransi pertanian memberikan jaring pengaman. Ketika panen gagal, petani tetap mendapatkan kompensasi.

Jasindo menawarkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan Asuransi Usaha Ternak (AUTSK). Program ini memastikan petani tidak kehilangan modal.

Dengan perlindungan ini, petani bisa bangkit untuk musim tanam berikutnya. Mereka tidak perlu lagi bergantung pada pinjaman berbunga tinggi.

Keberlanjutan usaha pertanian menjadi lebih terjamin. Dengan petani yang kuat, ketahanan pangan nasional semakin kokoh.

BUMN hadir untuk mendukung petani. Ini adalah langkah nyata menuju Indonesia yang berdaulat pangan.

Mimpi swasembada pangan hanya bisa terwujud jika petani terlindungi. Perlindungan bagi petani adalah perlindungan bagi negeri. (Sumber: IG Kementerian BUMN)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....