Arab Saudi Gunakan Drone AI Pantau Ibadah Haji

  • 04 Jun 2025 09:13 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang : Untuk pertama kalinya Pemerintah Arab Saudi akan mengerahkan drone pemadam kebakaran "Falcon", yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan (AI), sebagai tambahan baru untuk rencana operasionalnya dalam musim Haji tahun 1446 H. Direktur Jenderal Pertahanan Sipil, Mayor Jenderal Hamoud bin Suleiman Al-Faraj, mengumumkan hal tersebut dalam Konferensi Pers Komandan Pasukan Keamanan Haji pada Minggu (1/6/2026) waktu setempat.

Melansir dari Arab News, Al-Faraj menekankan bahwa tindakan pencegahan sangatlah vital, diwujudkan melalui kunjungan pra-inspeksi ke akomodasi jemaah, patroli keselamatan rutin hingga latihan gabungan dengan otoritas terkait di tempat-tempat suci. Menurutnya, semua upaya ini dirancang untuk meningkatkan koordinasi dan memastikan respons yang optimal terhadap situasi darurat, didukung oleh tim intervensi cepat yang selalu siap siaga.

Pemerintah mengumumkan penempatan drone canggih ini dirancang khusus untuk melakukan operasi pemadam kebakaran dan penyelamatan di lokasi yang memiliki ketinggian tinggi atau sulit dijangkau. Selain itu fitur canggih pada Falcon memiliki waktu terbang operasional hingga 12 jam pada ketinggian tinggi dan dapat mengangkut muatan sekitar 40 kilogram.

Drone yang ditingkatkan dengan AI ini dirancang khusus untuk pemadam kebakaran dan operasi penyelamatan di lokasi yang tinggi atau sulit diakses. (Foto : SPA)

Drone ini dilengkapi dengan sistem pemadam kebakaran multi-fungsi yang serbaguna, serta sistem penyelamatan, pengendalian dan keselamatan yang terintegrasi. Kemampuannya mencakup kamera termal dan kemampuan untuk menyiarkan gambar langsung dari lokasi, yang dapat langsung terhubung dengan pusat komando dan kontrol.

Falcon menawarkan aplikasi yang beragam untuk gedung pencakar langit, lokasi industri, area yang mengandung bahan berbahaya, lingkungan yang ramai dan kebakaran hutan. Keunggulan utamanya termasuk kecepatan respon yang cepat, mengurangi risiko bagi personel, dan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan melalui pemantauan secara real-time.

Tahun ini, puncak ibadah haji, yaitu Wukuf Arafah, diperkirakan akan berlangsung pada Kamis, 5 Mei 2025. Berdasarkan pengumuman dari Kementerian Agama RI, jemaah haji asal Indonesia dijadwalkan akan mulai diberangkatkan ke Arafah pada 4 Juni 2025, yang bertepatan dengan tanggal 8 Dzulhijah. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....