Lapas Kupang Gandeng BNN Kota Kupang Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
- 21 Sep 2026 07:59 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kupang dan jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Nusa Tenggara Timur melaksanakan tes urine terhadap petugas dan warga binaan, Jumat, 18 September 2026 di Kupang. Dari 50 orang yang menjalani pemeriksaan, seluruhnya dinyatakan negatif dan tidak terindikasi menggunakan zat psikotropika maupun zat adiktif lainnya.
Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lapas Kelas IIA Kupang, Dipson Sarlex Didok, menyampaikan bahwa pelaksanaan tes urine merupakan langkah deteksi dini sekaligus bentuk komitmen Lapas Kupang dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemasyarakatan.
“Tes urine ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkotika. Kami berkomitmen menjaga Lapas Kupang tetap aman, tertib, dan kondusif serta memastikan seluruh jajaran dan warga binaan terbebas dari penyalahgunaan zat terlarang,” ujar Dipson.
Dipson berharap pelaksanaan tes urine dapat terus menjadi bagian dari penguatan pengawasan dan deteksi dini di Lapas Kelas IIA Kupang. Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk menjaga integritas, meningkatkan kewaspadaan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
“Kami berharap sinergi dengan BNN Kota Kupang dan jajaran Kanwil Ditjenpas NTT terus diperkuat. Mari bersama-sama menjaga komitmen, bekerja dengan integritas, dan menciptakan Lapas Kupang yang aman serta kondusif untuk mendukung proses pembinaan warga binaan,” ujar Dipson.
Katim Rehabilitasi BNN Kota Kupang, Luis Woge Ratu, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tes urine yang dilaksanakan di Lapas Kelas IIA Kupang. Menurutnya, pemeriksaan tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan Pemasyarakatan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan hari ini. Tes urine dilakukan terhadap 40 warga binaan dan 10 petugas, sehingga total 50 orang," katanya.
"Dari hasil pemeriksaan, semuanya dinyatakan negatif. Ini menunjukkan kondisi yang aman dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga lingkungan Lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Luis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif dan tidak terindikasi menggunakan zat-zat psikotropika maupun zat adiktif lainnya. Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar. Kegiatan yang tersebut diikuti oleh 50 orang, terdiri atas 10 petugas Lapas Kelas IIA Kupang dan 40 warga binaan.
Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan bersama BNN Kota Kupang serta turut diikuti oleh jajaran Kantor Wilayah Ditjenpas NTT. Pelaksanaan tes urine ini menjadi salah satu langkah preventif Lapas Kelas IIA Kupang dalam memperkuat pengawasan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.
Sinergi bersama BNN Kota Kupang dan jajaran Kanwil Ditjenpas NTT diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. (VFZ)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....