Kasus Pembunuhan Goris Bessu Berlarut, Janji Polres SBD Bentuk Tim Baru
- 29 Jun 2026 19:49 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Sumba – Kasus pembunuhan warga Sumba Barat Daya (SBD), Gregorius Bessu (Goris Bessu) selama dua tahun dari 2024 hingga sekarang belum ada titik terang dalam pengungkapan kasus oleh Polsek Wewewa Timur dan Polres SBD. Wakapolres SBD, Kompol Marthinus Ardjon, S.H. bersama Kasatreskrim Polres SBD, Iptu Yakobus Kokleo Sanam, S.H. berjanji bentuk tim baru mengikuti kasus tersebut dan bekerja keras dalam penyelidikan hingga kasus tersebut diungkap.
Kejadian bermula pada 5 Juni 2024, saat Goris Bessu, pagi subuh membawa sebuah mobil pick up untuk bertemu seseorang yang tidak diketahui identitasnya yang merupakan pelaku pembunuhan kematian Goris Bessu, pertemuan mereka sudah disepakati, pelaku mengajak Goris Bessu ke tempat di perbatasan antara Desa Weepangali, Kecamatan Wewewa Tengah dan Desa Lombu, Kecamatan Kota Tambolaka SBD, yaitu di Jalan Lombu dekat Gua Maria. Pelaku membawa hewan ternak kerbau untuk diangkut di mobil pick up milik Goris Bessu.
Keterangan tambahan, Evi Bessu anak pertama dari Goris Bessu, “Sampai di tempat yang sudah ditentukan, pelaku melakukan kekerasan fisik dengan menggunakan senjata tajam berupa parang menyerang Goris Bessu di leher hingga meninggal dunia saat itu juga.” Evi Bessu merasa kehilangan dan terpukul atas kepergian seorang ayah yang menjadi tulang punggung keluarga.
Sesudah kejadian pembunuhan terhadap Goris Bessu, keluarga mendatangi Polsek Wewewa Timur pasca satu bulan kejadian pembunuhan terhadap Goris Bessu yaitu 05 Juli 2024. Namun, tidak ada kepastian keberlanjutan dalam proses penyelidikan oleh Polsek Wewewa Timur dikarenakan tidak ada titik terang, meskipun barang bukti telah diberikan kepada pihak Polsek Wewewa Timur.
Dua tahun kasus tidak ditangani serius oleh pihak Polsek Wewewa Timur, 15 Juni 2026 pihak keluarga mendatangi Markas Kepolisian Resort (Mapolres) SBD didampingi Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) SBD. Evi Bessu bersama keluarga dan PMKRI SBD menyerukan proses penyelidikan kasus pembunuhan Goris Bessu oleh pihak kepolisian yang tidak ditangani serius selama dua tahun, pada akhirnya mendapat respon yang baik dari Wakapolres SBD dan Kasatreskrim Polres SBD.
Kompol Marthinus Ardjon, S.H., selaku Wakapolres SBD mengatakan, “Kami akan bertekad dan membongkar lagi, membedah lagi kejadian ini, dan kami akan membentuk tim yang baru agar mencari tahu dimana kendala – kendala yang terjadi sehingga berlarut – larut. Ini janji saya”. Wakapolres SBD tidak tertutup bagi masyarakat SBD yang mengetahui dan mendapatkan informasi – informasi baru, silahkan datang ke Polres SBD untuk memberikan informasi lebih lanjut terkait peristiwa pidana kasus pembunuhan tersebut.
Kasatreskrim Polres SBD, Iptu Yakobus Kokleo Sanam, S.H. menambahkan dalam pernyataannya depan keluarga Goris Bessu dan PMKRI SBD, “Tim yang dibentuk untuk penyelidikan, akan bekerja keras dalam pengungkapan kasus tersebut. Kami mohon dukungan dan kerja sama semua, dari media, keluarga korban, khususnya keluarga korban, karna yang tahu persis adalah pihak keluarga korban seperti apa.”
Kasatreskrim Polres SBD menegaskan bahwa pihak keluarga korban tidak usah takut bila ada yang mengancam, langsung datang saja ke Polres SBD untuk dilakukan tindakan penyelidikan lebih lanjut. Evi Bessu dan keluarga sangat menaruh harapan kepada Polres SBD menindaklanjuti, membuka terang benderang dalam penyelidikan kasus pembunuhan terhadap Goris Bessu, yaitu mengejar pelaku yang berlarut – larut belum ditemukan, dapat melakukan penetapan tersangka, hingga pemberian hukuman yang berat atas perbuatannya. (SN)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....