Dir PPO PPA Polda NTT Minta Dukungan Pemerintah NTT Blokir Aplikasi MiChat

  • 20 Apr 2026 16:48 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Direktur PPA PPO Polda NTT Dr. Nova Irone Surentu, S.H., M.H. menyoroti maraknya penyalahgunaan aplikasi MiChat yang dinilai menjadi salah satu media yang berpotensi dimanfaatkan dalam praktik TPPO. Hal itu disampaikan Direktur PPA PPO Polda NTT Dr. Nova Irone Surentu, S.H., M.H ketika melakukan audiensi antara jajaran Polda NTT dan Pemerintah Provinsi NTT yang berlangsung di Kantor Gubernur.

“Kami berharap adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi NTT untuk langkah strategis, termasuk rencana pemblokiran aplikasi yang disalahgunakan seperti MiChat. Karena banyak korban TPPO dan TPPA berawal dari sana,” kata Kombes Nova kepada RRI, Senin 20 April 2026.

Selain itu, penggunaan aplikasi MiChat, berbagai upaya preventif seperti razia di tempat hiburan malam, khususnya pub-pub di wilayah NTT. Dengan memeriksa kontrak kerja dan identitas pekerja guna mencegah praktik perdagangan orang.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menekankan bahwa penanganan TPPO tidak cukup hanya melalui pendekatan hukum, tetapi harus menyentuh akar persoalan. “Pemerintah akan mendorong pembentukan program PJPMI (Pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia) untuk memastikan masyarakat NTT yang bekerja ke luar negeri memiliki keterampilan dan perlindungan yang memadai,” ujar Gubernur.

Pada pertemuan tersebut juga dibahas penertiban administrasi kependudukan, pengawasan terhadap perusahaan luar negeri, serta penguatan sistem di pintu keluar seperti bandara dan pelabuhan guna menekan praktik TPPO. (VFZ)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....