Lapas Waikabubak Tegaskan Komitmen Bersih Narkoba dan Penipuan

  • 08 Mei 2026 09:36 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Sumba - Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Waikabubak pada Jumat, 8 Mei 2026 menggelar kegiatan pembacaan ikrar pemasyarakatan bersih dari handphone ilegal, narkoba dan penipuan. Kegiatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan bebas dari pelanggaran.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda dan sejumlah stakeholder, di antaranya Polsek Katikutana, Kodim 1613 Sumba Barat, pihak puskesmas serta insan media. Kehadiran para undangan menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap penguatan pengawasan dan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Acara diawali dengan pembacaan ikrar oleh Plt Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Waikabubak, Matius Yong Natalis. Dalam ikrar tersebut ditegaskan komitmen seluruh jajaran untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba, penggunaan handphone ilegal serta praktik penipuan dari dalam lapas.

Setelah pembacaan ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh pihak yang hadir. Penandatanganan tersebut menjadi simbol nyata keseriusan seluruh elemen dalam mendukung terciptanya lembaga pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

Plt Kepala Lapas Terbuka Kelas IIB Waikabubak menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian nyata dari pelaksanaan 15 program Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Program tersebut bertujuan membentuk organisasi pemasyarakatan yang profesional, bersih dan akuntabel baik di lapas maupun rumah tahanan negara.

Melalui kegiatan ini ditegaskan bahwa tidak ada lagi toleransi terhadap peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan. Selain itu, penggunaan handphone ilegal serta praktik penipuan dari dalam lapas juga harus diberantas secara menyeluruh demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.

Pihak Lapas Terbuka Kelas IIB Waikabubak berharap sinergitas bersama seluruh stakeholder, aparat keamanan, tenaga kesehatan dan media dapat terus terjalin dengan baik. Kerja sama yang kuat diharapkan mampu memperkuat pengawasan, meningkatkan pembinaan warga binaan serta mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih dan bebas dari berbagai pelanggaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....