Apa Saja Manfaat Mengunyah Permen Karet? Ini Penjelasan Lengkapnya

  • 08 Jul 2026 20:01 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang –Mengunyah permen karet sering dianggap sebagai kebiasaan sederhana untuk menyegarkan napas. Namun, di balik aktivitas yang tampak sepele ini, ternyata terdapat berbagai manfaat bagi kesehatan, terutama jika memilih permen karet bebas gula.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa mengunyah permen karet dalam waktu tertentu dapat membantu kesehatan mulut, meningkatkan konsentrasi, hingga mendukung sistem pencernaan.Meski demikian, manfaat tersebut tetap harus diimbangi dengan penggunaan yang bijak.

Mengunyah permen karet secara berlebihan juga dapat menimbulkan beberapa efek samping. Lalu, apa saja manfaat mengunyah permen karet?

1. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Permen karet bebas gula dapat merangsang produksi air liur. Air liur berfungsi menetralkan asam yang dihasilkan bakteri di dalam mulut, membersihkan sisa makanan, serta membantu memperkuat enamel gigi melalui kandungan mineral alami.

Karena itu, banyak dokter gigi menyarankan mengunyah permen karet bebas gula selama sekitar 20 menit setelah makan apabila tidak memungkinkan untuk langsung menyikat gigi.

2. Mengurangi Bau Mulut

Mengunyah permen karet dapat membantu mengurangi bau mulut sementara dengan meningkatkan produksi air liur dan memberikan aroma segar. Air liur juga membantu membersihkan bakteri penyebab bau tidak sedap sehingga mulut terasa lebih bersih.

Namun, jika bau mulut disebabkan oleh masalah kesehatan tertentu, seperti penyakit gusi atau gangguan pencernaan, permen karet hanya menjadi solusi sementara.

3. Meningkatkan Konsentrasi dan Fokus

Beberapa penelitian menemukan bahwa aktivitas mengunyah dapat meningkatkan aliran darah ke otak sehingga membantu meningkatkan kewaspadaan, fokus, dan konsentrasi, terutama saat belajar atau bekerja dalam waktu lama.

Meski efeknya tidak terlalu besar, banyak orang merasa lebih mudah berkonsentrasi ketika mengunyah permen karet saat mengerjakan tugas yang membutuhkan perhatian tinggi.

4. Membantu Mengurangi Stres

Gerakan mengunyah yang berulang dipercaya dapat memberikan efek relaksasi. Beberapa orang merasakan tingkat stres dan kecemasan berkurang setelah mengunyah permen karet selama beberapa menit.

Selain itu, aktivitas ini juga dapat membantu mengurangi ketegangan saat menghadapi situasi yang menegangkan, seperti presentasi, ujian, atau perjalanan jauh.

5. Membantu Mengurangi Rasa Lapar

Mengunyah permen karet dapat membantu mengalihkan keinginan untuk ngemil, terutama makanan manis. Hal ini dapat menjadi strategi sederhana bagi orang yang sedang menjalani program pengendalian berat badan.

Meski demikian, permen karet bukanlah pengganti makanan bergizi dan tidak dapat dijadikan metode utama untuk menurunkan berat badan.

6. Mendukung Proses Pencernaan Setelah Operasi

Dalam dunia medis, mengunyah permen karet kadang dianjurkan bagi pasien setelah menjalani operasi tertentu, terutama operasi pada saluran pencernaan. Aktivitas mengunyah dapat "menipu" tubuh seolah-olah sedang makan sehingga merangsang kerja usus dan mempercepat kembalinya fungsi pencernaan.

Tentu saja, hal ini hanya dilakukan berdasarkan rekomendasi tenaga medis.

7. Membantu Mengatasi Telinga Tersumbat Saat Naik Pesawat

Saat pesawat lepas landas atau mendarat, perubahan tekanan udara dapat menyebabkan telinga terasa penuh atau tersumbat. Mengunyah permen karet membantu mengaktifkan otot rahang dan memperlancar pembukaan saluran telinga (tuba Eustachius), sehingga tekanan udara menjadi lebih seimbang.

8. Membantu Berhenti Merokok

Bagi sebagian orang, mengunyah permen karet dapat membantu mengalihkan kebiasaan memasukkan rokok ke mulut. Jika menggunakan permen karet nikotin sesuai anjuran tenaga kesehatan, metode ini juga dapat membantu mengurangi gejala putus nikotin pada program berhenti merokok.

Pilih Permen Karet Bebas Gula

Untuk memperoleh manfaat maksimal, pilihlah permen karet yang berlabel bebas gula (sugar-free). Banyak produk menggunakan pemanis seperti xylitol atau sorbitol yang tidak menyebabkan kerusakan gigi seperti gula biasa. Xylitol bahkan diketahui dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab gigi berlubang.

Apakah Ada Efek Sampingnya?

Walaupun memiliki berbagai manfaat, mengunyah permen karet secara berlebihan juga dapat menimbulkan beberapa masalah, antara lain:

  • Nyeri pada rahang atau sendi rahang (TMJ) akibat terlalu sering mengunyah.
  • Kembung atau banyak menelan udara.
  • Gangguan pencernaan pada sebagian orang akibat konsumsi pemanis buatan tertentu seperti sorbitol dalam jumlah berlebihan.
  • Sakit kepala pada individu yang sensitif terhadap gerakan mengunyah yang terus-menerus.

Karena itu, sebaiknya konsumsi permen karet secukupnya dan tidak dijadikan kebiasaan sepanjang hari.

Mengunyah permen karet, terutama yang bebas gula, memiliki beragam manfaat mulai dari menjaga kesehatan gigi dan mulut, mengurangi bau mulut, meningkatkan fokus, meredakan stres, membantu mengontrol rasa lapar, hingga mengurangi rasa tidak nyaman pada telinga saat naik pesawat. Bahkan, dalam kondisi medis tertentu, aktivitas ini juga dapat membantu mempercepat pemulihan fungsi usus setelah operasi.

Meski demikian, manfaat tersebut akan lebih optimal jika diimbangi dengan pola hidup sehat, menjaga kebersihan gigi, serta tidak mengunyah permen karet secara berlebihan. Jadikan permen karet sebagai pelengkap gaya hidup sehat, bukan pengganti kebiasaan penting seperti menyikat gigi, makan bergizi, dan rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....