Kapan Make Up Harus Diganti? Kenali Masa Pakai Kosmetik agar Kulit Tetap Sehat
- 29 Jun 2026 21:39 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, kupang - Banyak orang masih menggunakan produk make up hingga bertahun-tahun karena merasa isinya masih banyak atau kondisinya terlihat baik. Padahal, setiap produk kosmetik memiliki masa pakai yang perlu diperhatikan. Menggunakan make up yang sudah kedaluwarsa atau melewati batas penggunaan setelah dibuka dapat meningkatkan risiko iritasi, infeksi, hingga munculnya jerawat.
Lantas, kapan sebenarnya make up harus diganti? Berikut penjelasan lengkapnya.
Setelah kemasan make up dibuka, produk akan mulai terpapar udara, cahaya, kelembapan, dan bakteri dari tangan maupun alat aplikasi. Seiring waktu, kandungan pengawet di dalam kosmetik akan semakin berkurang efektivitasnya sehingga mikroorganisme lebih mudah berkembang.
Meskipun produk belum habis, kualitasnya dapat menurun dan tidak lagi aman digunakan jika sudah melewati masa pakainya.
Kenali Simbol PAO (Period After Opening)
Pada sebagian besar produk kosmetik terdapat simbol berbentuk wadah terbuka dengan angka seperti:
- 6M = aman digunakan selama 6 bulan setelah dibuka.
- 12M = aman digunakan selama 12 bulan.
- 24M = aman digunakan selama 24 bulan.
Simbol ini menjadi panduan penting untuk mengetahui kapan produk sebaiknya diganti, terlepas dari tanggal kedaluwarsa yang tercetak pada kemasan.
Kapan Make Up Harus Diganti?
Berikut perkiraan masa pakai beberapa jenis produk make up setelah dibuka.
1. Maskara: 3–6 Bulan
Maskara merupakan salah satu produk yang paling cepat harus diganti. Aplikator yang keluar-masuk kemasan dapat membawa bakteri ke dalam tabung sehingga risiko kontaminasi cukup tinggi.
Jika maskara mulai menggumpal, mengering, atau berbau aneh, segera hentikan penggunaannya.
2. Eyeliner Cair: 3–6 Bulan
Karena digunakan di area mata yang sensitif, eyeliner cair sebaiknya tidak digunakan terlalu lama. Produk yang sudah lama dapat meningkatkan risiko iritasi atau infeksi mata.
3. Foundation Cair: 6–12 Bulan
Foundation cair umumnya dapat digunakan hingga satu tahun setelah dibuka, tergantung formulanya.
Segera ganti jika teksturnya berubah, terpisah menjadi beberapa lapisan, berubah warna, atau mengeluarkan bau yang tidak biasa.
4. Concealer Cair: 6–12 Bulan
Masa pakai concealer cair hampir sama dengan foundation. Pastikan aplikator tetap bersih agar produk tidak mudah terkontaminasi.
5. Lipstik: 12–24 Bulan
Lipstik biasanya memiliki masa pakai yang lebih lama. Namun, segera ganti jika muncul bau tengik, tekstur berubah menjadi terlalu keras atau lembek, atau warnanya mulai berubah.
6. Bedak Padat dan Bedak Tabur: 18–24 Bulan
Produk berbentuk bubuk cenderung lebih tahan lama karena kandungan airnya sangat sedikit sehingga bakteri lebih sulit berkembang.
Meski demikian, kebersihan spons dan kuas tetap perlu dijaga agar produk tidak mudah terkontaminasi.
7. Blush On, Bronzer, dan Highlighter Powder: Hingga 24 Bulan
Produk powder umumnya dapat bertahan sekitar dua tahun apabila disimpan dengan baik dan digunakan menggunakan kuas yang bersih.
Selain melihat masa pakainya, Anda juga perlu memperhatikan perubahan pada produk. Berikut beberapa tanda make up sudah tidak layak digunakan:
- Mengeluarkan bau yang tidak biasa atau tengik.
- Warna berubah dari warna aslinya.
- Tekstur menggumpal, mengering, atau terpisah.
- Muncul jamur atau bintik-bintik pada permukaan produk.
- Menyebabkan kulit terasa gatal, panas, atau iritasi saat digunakan.
- Kemasan rusak sehingga produk mudah terpapar udara dan kotoran.
Jika salah satu tanda tersebut muncul, sebaiknya segera buang produk meskipun belum mencapai batas masa pakainya.
Untuk menjaga kualitas kosmetik, lakukan beberapa langkah berikut:
- Tutup kemasan rapat setelah digunakan.
- Simpan di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
- Bersihkan kuas dan spons make up secara rutin.
- Jangan berbagi make up, terutama produk untuk mata dan bibir.
- Cuci tangan sebelum menggunakan kosmetik.
- Hindari menambahkan air atau cairan lain ke dalam produk yang mulai mengering.
Menggunakan kosmetik yang sudah melewati masa pakainya dapat menimbulkan berbagai masalah, seperti:
- Jerawat akibat kontaminasi bakteri.
- Iritasi dan kemerahan pada kulit.
- Infeksi mata, terutama dari maskara dan eyeliner.
- Bibir pecah-pecah atau iritasi akibat lipstik yang sudah rusak.
- Hasil riasan menjadi kurang maksimal karena tekstur produk berubah.
Mengetahui kapan make up harus diganti merupakan bagian penting dari perawatan kulit dan kebersihan diri. Jangan hanya melihat apakah produk masih tersisa, tetapi perhatikan juga masa pakainya setelah dibuka, perubahan tekstur, warna, maupun aroma.
Dengan mengganti make up sesuai waktunya, menyimpan produk dengan benar, dan menjaga kebersihan alat rias, Anda dapat mengurangi risiko iritasi maupun infeksi serta memastikan hasil riasan tetap maksimal setiap saat. Ingat, kosmetik yang aman dan higienis bukan hanya membuat penampilan lebih cantik, tetapi juga membantu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....