Hidup Lebih Hijau dengan Urban Gardening di Lahan Terbatas

  • 19 Jun 2026 18:58 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Tren urban gardening atau berkebun di wilayah perkotaan semakin berkembang di berbagai kota di Indonesia. Keterbatasan lahan tidak lagi menjadi hambatan bagi masyarakat untuk menciptakan ruang hijau di sekitar tempat tinggal. Aktivitas ini dilakukan dengan memanfaatkan area sempit seperti halaman rumah, balkon, teras, hingga dinding vertikal untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan dan tanaman hias.

Beragam tanaman seperti cabai, tomat, kangkung, bayam, dan tanaman herbal kini banyak dibudidayakan secara mandiri oleh warga kota. Selain memperindah lingkungan, urban gardening juga membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga serta meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Dikutip dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia, urban gardening merupakan salah satu strategi penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan.

Selain manfaat ekonomi dan pangan, kegiatan berkebun di rumah juga memberikan dampak positif bagi kesehatan mental. Aktivitas ini dapat menjadi sarana relaksasi yang membantu mengurangi stres akibat rutinitas harian.

Dikutip dari Komunitas Indonesia Berkebun, urban gardening dapat dilakukan meskipun dengan lahan terbatas selama masyarakat menerapkan metode yang tepat seperti penggunaan pot, polybag, atau sistem vertikal.

Pakar lingkungan menilai bahwa urban gardening juga berperan dalam mengurangi efek panas perkotaan, memperbaiki kualitas udara, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang mulai mempraktikkan urban gardening diharapkan konsep kota hijau (green city) dapat terwujud secara bertahap. Gerakan sederhana dari rumah ini menjadi langkah nyata menuju kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan berkelanjutan. (TT)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....