Jadi Putri Kampus, Regina Jemadu Tetap Fokus Utamakan Pendidikan dan Literasi
- 14 Jun 2026 16:16 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Menyandang gelar sebagai Terbaik 1 Putri Kampus Universitas Katolik Indonesia Santo Paulus Ruteng Tahun 2026 tidak membuat Regina Suyanti Jemadu melupakan tugas utamanya sebagai mahasiswa. Mahasiswi Program Studi Sosial Ekonomi Pertanian semester 4 itu justru menjadikan prestasi tersebut sebagai motivasi untuk terus berkembang di bidang pendidikan.
Dalam wawancara bersama RRI melalui sambungan telepon pada Sabtu, 13 Juni 2026, Regina mengaku bangga dan bersyukur atas pencapaian yang diraihnya setelah melalui berbagai tahapan seleksi yang tidak mudah. Mulai dari wawancara, public speaking, pemaparan visi dan misi, hingga unjuk bakat menjadi bagian dari proses yang harus dilewati para peserta.
“Saya merasa bangga dan bahagia karena sampai di titik ini membutuhkan banyak proses dan tantangan. Namun kalau kita menjalankannya dengan sungguh-sungguh, pasti bisa mencapai hasil yang terbaik,” ujar Regina saat berbincang di Pro 2 FM Kupang.
Bagi Regina, gelar putri kampus bukan sekadar penghargaan atau simbol prestasi semata. Menurutnya, posisi tersebut merupakan amanah untuk menjadi teladan, menginspirasi mahasiswa lain, sekaligus membawa nama baik kampus di tengah masyarakat.
Sebagai Putri Kampus 2026, Regina juga berencana mendorong peningkatan literasi di kalangan mahasiswa. Ia menilai pendidikan dan keterampilan merupakan modal penting untuk membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Saya ingin membuat gerakan peningkatan literasi dan pengembangan potensi diri mahasiswa. Pendidikan dan keterampilan sangat penting untuk masa depan, sehingga mahasiswa tidak hanya aktif kuliah, tetapi juga mampu berperan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai langkah nyata dari perannya, Regina bersama paguyuban putra-putri kampus tengah merancang sebuah program edukatif yang berfokus pada penguatan kapasitas mahasiswa. Gerakan praktis yang akan didorong dalam waktu dekat adalah menggalakkan kembali budaya membaca dan meramaikan fasilitas akademis kampus.
"Saya sebagai putri kampus akan membuat sebuah gerakan peningkatan literasi dan mengembangkan potensi diri mahasiswa karena pendidikan dan keterampilan sangat penting untuk masa depan," kata Regina dengan penuh semangat.
Selain fokus pada literasi, Regina juga memiliki impian besar jangka panjang yang sejalan dengan disiplin ilmu pertanian yang tengah ia tekuni saat ini. Ia bercita-cita menjadi seorang "petani berdasi" yang mampu berkontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan para petani tradisional di daerah Manggarai.
Melalui pencapaiannya ini, ia berharap dapat menjadi teladan bagi anak-anak muda lain agar tidak takut keluar dari zona nyaman mereka. Bagi Regina, keterbatasan rasa percaya diri yang sempat ia rasakan di masa lalu bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi yang gemilang.
Meski kini dikenal luas di lingkungan kampus, Regina menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas utama. Ia bahkan menargetkan untuk menyelesaikan kuliahnya dengan baik sembari meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di bidang sosial ekonomi pertanian.
“Target saya ke depan yang paling utama adalah menyelesaikan kuliah dengan baik. Saya juga ingin terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan saya agar dapat membantu pengembangan sektor pertanian di daerah,” ujarnya.
Perjalanan Regina menuju gelar Putri Kampus juga menjadi bukti bahwa keterbatasan rasa percaya diri dapat diatasi melalui kemauan untuk belajar dan berproses. Ia berpesan kepada generasi muda agar tidak takut bermimpi besar, terus belajar, dan menjadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk bertumbuh.
“Jangan pernah takut bermimpi besar dan mencoba hal-hal baru. Prestasi tidak hanya diukur dari penghargaan yang diterima, tetapi juga dari manfaat yang kita berikan kepada orang lain,” kata Regina, mengakhiri. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....