Angelina Ame Lobo Harumkan NTT Raih 2nd Runner-Up Miss President University 2026
- 07 Mei 2026 14:17 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Angelina Yam Amelobo (Angie), mahasiswi program studi Bisnis Administrasi, sukses mengharumkan nama Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah terpilih sebagai 2nd Runner-Up dalam ajang bergengsi Miss President University 2026.
Keberhasilan Angelina bukan sekadar kemenangan di atas panggung kecantikan, melainkan sebuah pembuktian akan ketangguhan mahasiswa daerah dalam bersaing di lingkungan kampus internasional.
Dalam wawancaranya bersama RRI Pro 2 Kupang pada Rabu, 6 Mei 2026, Angie menceritakan ajang pemilihan Miss President University merupakan bagian dari pemilihan duta kampus yang menitikberatkan pada keseimbangan antara pengetahuan, perilaku, dan talenta. Proses seleksi sendiri dimulai sejak Januari 2026 dengan berbagai tahapan, mulai dari wawancara, tes mental hingga karantina.
Menjalani perkuliahan di President University yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar utama menjadi tantangan tersendiri bagi Angie selama kompetisi berlangsung. “Karena President University merupakan kampus internasional, semua aktivitas menggunakan bahasa Inggris dan itu jadi tantangan besar buat saya,” ujarnya.
Namun, keterbatasan tersebut justru ia jadikan pemacu semangat untuk terus belajar secara otodidak, terutama dalam mengasah keterampilan berbicara di depan umum dan membangun kepercayaan diri. Dari sekitar 60 hingga 70 peserta yang mengikuti seleksi awal, hanya 13 finalis yang berhasil lolos untuk mengikuti tahap karantina dan malam final yang digelar pada April 2026 lalu.
“Saya sangat senang dan bangga karena prosesnya cukup panjang dan penuh tantangan, tetapi saya percaya kalau kita fokus pada proses dan memberikan yang terbaik maka hasil baik juga akan mengikuti,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Angie mengenang selama masa karantina, ia bersama para finalis lainnya mendapatkan berbagai pembekalan seperti public speaking, forum discussion, talent class hingga pelatihan kepercayaan diri.
Mahasiswi asal NTT tersebut juga mengangkat isu pengembangan diri anak muda sebagai bagian dari advokasinya di ajang tersebut. Menurut Angie, masih banyak generasi muda di NTT yang memiliki potensi besar namun takut untuk memulai dan keluar dari zona nyaman.
“Saya ingin menginspirasi anak muda supaya berani mencoba, percaya diri, dan sadar bahwa proses itu lebih penting dari hasil,” katanya.
Dalam sesi unjuk bakat, Angie mencuri perhatian juri dengan membawakan tarian tradisional kolaborasi dari berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kecintaannya pada budaya. Bakat menari dan kemampuannya di dunia modeling yang telah ia asah sejak bangku SMP terbukti menjadi poin tambahan yang kuat dalam penilaian dewan juri di malam final.
Melalui platform ini, Angie membawa misi penting mengenai pengembangan diri anak muda, khususnya bagi mahasiswa asal NTT agar lebih berani keluar dari zona nyaman. "Banyak anak muda di NTT yang punya potensi besar namun masih ragu untuk memulai; saya ingin mendorong mereka untuk menyadari bahwa proses jauh lebih penting daripada hasil akhir," ujarnya.
Prestasi ini menjadi pintu pembuka bagi Angie iuntuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi, seperti ajang Abang None Jakarta hingga cita-citanya menuju panggung Puteri Indonesia. Meski memiliki ambisi besar di dunia prestasi, Angie tetap memprioritaskan pendidikan dengan manajemen waktu yang ketat demi mengejar mimpinya menjadi seorang pengusaha sukses di masa depan. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....