Tiga Desain Terbaik Sayembara Maskot PESONAS NTT II 2026 Diusulkan ke Pemprov

  • 14 Mar 2026 16:17 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Panitia SayembaraMaskot Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) NTT II Tahun 2026 secara resmi menetapkan tiga desain terbaik sebagai finalis maskot setelah melalui proses penilaian oleh tim juri. Proses penilaian dilaksanakan dalam rapat yang digelar pada Jumat, 13 Maret 2026 pukul 20.00–22.30 WITA di Umera Kofie, Kupang.

Proses ini dipimpin oleh Wakil Ketua SoIna Pusat sekaligus Ketua Harian SOIna NTT, Hamdan Saleh Batjo, S.P., M.H., M.Si. , C.H., C.Ht., CFIA. Sayembara maskot yang berlangsung pada 8–12 Maret 2026 berhasil menarik partisipasi masyarakat dengan total 14 peserta yang mengirimkan 19 desain maskot.

Seluruh karya yang masuk kemudian melewati proses seleksi dan penilaian oleh tim juri yang terdiri dari:

  • Hamdan Saleh Batjo, S.P., M.H., M.Si., C.H., C.Ht., CFIA

  • Karel Muskanan, S.Sos., M.Si.

  • Nelson Riberu

  • Abdul Muis

  • Katon Satyo A. G. Mahardika

Dalam proses penilaian, para juri mempertimbangkansejumlah kriteria, antara lain kreativitas dan orisinalitas desain, kesesuaian dengan tema PESONAS 2026, filosofi maskot yang merepresentasikan nilai Special Olympics Indonesia (SOIna), unsur identitas Nusa Tenggara Timur, serta potensi maskot sebagai media branding dan promosi event. Setelah melalui proses seleksi bertahap dan diskusi intensif, tim juri menetapkan tiga desain terbaik sebagai finalis, yaitu:

  1. Maskot Kuda Sandelwood “LORINAS” – karya Untung Chahyadi/Kaka Bayou

  2. Maskot Komodo “Si-Pesonas” – karya Leader Ismail

  3. Maskot Komodo “KOLAKI” – karya Singgih Fajarriyanto

Ketiga desain tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Gubernur NTT untuk menentukan satu desain yang akan ditetapkan sebagai Maskot Resmi PESONAS NTT II Tahun 2026. Wakil Ketua SoIna Pusat sekaligus Ketua Harian SOIna NTT, Hamdan Saleh Batjo, menyampaikan bahwa ketiga finalis ini merupakan hasil kesepakatan bersama tim juri dan dinilai memiliki potensi kuat sebagai simbol PESONAS.

“Ketiga desain ini telah melalui proses seleksi yang ketat dan dinilai mampu merepresentasikan semangat inklusivitas, sportivitas, serta kekayaan identitas Nusa Tenggara Timur,” ujarnya. Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Karel Muskanan, S.Sos., M.Si. mengungkapkan bahwa PESONAS menjadi ajang brainstorming dalam rangka persiapan penyelenggaraan PON XXII Tahun 2028 di NTT.

Hal ini terlihat dari meningkatnya animo masyarakat dalam mengikuti lomba sayembara. Awalnya hanya tiga orang yang mendaftar, namun menjelang penutupan pendaftaran dan pengiriman desain jumlah peserta meningkat menjadi 14 orang.

Ia menambahkan, keberlanjutan dari lomba sayembara ini perlu dirancang melalui kegiatan launching dengan agenda acara yang menarik sehingga mampu menyita perhatian masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan penyelenggaraan PESONAS melalui berbagai aplikasi media dari maskot yang ditetapkan sebagai Juara I. Menurutnya, maskot tersebut memiliki pengaruh positif bagi masyarakat ketika panitia mewujudkannya dalam berbagai aplikasi media, seperti merchandise berupa kaos, topi, pin, dan tote bag; media promosi seperti banner, backdrop, serta media sosial; hingga media digital seperti website, video, dan animasi.

Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat yang pada akhirnya berdampak pada sukses ekonomi, sukses penyelenggaraan, dan sukses prestasi. “Selanjutnya, Brand Guidelines maskot juga perlu diperkuat dengan pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI),” ujarnya tegas.

Panitia juga memberikan beberapa rekomendasi pengembangan desain bagi desain yang akan mendapat juara 1, termasuk penyempurnaan elemen visual serta pembuatan pictogram untuk setiap cabang olahraga yang akan digunakan dalam materi promosi PESONAS. PESONAS sendiri merupakan ajang olahraga nasional bagi atlet Special Olympics Indonesia, yang tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat pesan inklusi sosial, persahabatan, dan penghargaan terhadap keberagaman kemampuan.

Dengan penetapan tiga finalis maskot ini, diharapkan identitas visual PESONAS NTT II 2026 dapat semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur dalam menyambut perhelatan olahraga nasional tersebut dengan NTT sebagai tuan rumah.

Rekapitulasi Hasil Penilaian Sayembara Maskot PESONAS NTT II 2026

Screening Tahap I

(14 Peserta – 19 Desain)

  1. Mario Riberu – Maskot Burung Garuda – Eliminasi

  2. Untung Chahyadi / Kaka Bayou – Maskot Kuda Sandelwood (LORINAS) – Keep

  3. Anugrahati Utami / Ivan Primananda – Maskot Burung Elang Flores (FLO) – Eliminasi

  4. Irfan Ibrahim – Maskot Kuda Sandelwood (PASOLA) – Eliminasi

  5. Rahman Darmawan – Maskot Komodo (Si Kodo) – Keep

  6. Destian Arum Ramadhan – Design 1 Maskot Komodo – Eliminasi

  7. Destian Arum Ramadhan – Design 2 Maskot Komodo – Eliminasi

  8. Destian Arum Ramadhan – Design 3 Maskot Komodo – Eliminasi

  9. Leader Ismail – Maskot Komodo (Si-Pesonas) – Keep

  10. Singgih Fajarriyanto – Design 1 Maskot Komodo (KOLAKI) – Keep

  11. Singgih Fajarriyanto – Design 2 Maskot Sasando (MEOSA) – Eliminasi

  12. Fernando Tana – Maskot Kuda Sandelwood (SANDE) – Eliminasi

  13. Aryo Sastro Ittu – Design 1 Maskot Moko Alor (Si Moko 1) – Eliminasi

  14. Aryo Sastro Ittu – Design 2 Maskot Moko Alor (Si Moko 2) – Eliminasi

  15. Aryo Sastro Ittu – Design 3 Maskot Moko Alor (Si Moko 3) – Eliminasi

  16. Engel Bertus Triesa Wea – Maskot Pohon Lontar (TARRA) – Eliminasi

  17. Giant Tahta Pahlawan – Maskot Komodo (SONA) – Eliminasi

  18. Sang Aji Rahmat Rivaldo – Maskot Paus dan Komodo (USTA & KOMO NTT) – Eliminasi

  19. Edhen – Maskot Komodo – Eliminasi Screening Tahap Akhir (3 Besar Finalis)

  20. Untung Chahyadi / Kaka Bayou – Maskot Kuda Sandelwood (LORINAS)

  21. Leader Ismail – Maskot Komodo (Si-Pesonas)

  22. Singgih Fajarriyanto – Maskot Komodo (KOLAKI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....