Taekwondo dan Wushu Gelar Open Sparing Amal di Pameran Pembangunan
- 19 Agt 2026 16:24 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia Nusa Tenggara Timur (Pengprov TI NTT) dan Pengurus Provinsi Wushu Nusa Tenggara Timur (Pengprov Wushu NTT) menggelar sparing amal untuk korban gempa Flores. Open Sparing Amal yang difasilitasi oleh Dinas pemuda dan Olahraga dan Koni NTT tersebut digelar di Sport Center Pameran Pembangunan NTT Bastel 2026, Selasa, 18 Agustus 2026 malam.
Sebanyak 15 atlet Taekwondo dan 6 atlet Wushu dari Pusat Pelatihan Darah (Puslatda) NTT menyuguhkan kemampuan dalam sparing yang digelar di halaman Stand KONI NTT dan Dispora NTT. Kabid Binpres Pengprov TI NTT, Edy Blegur kepada RRI mengatakan, para atlet yang saat ini dibina di Puslatda Taekwondo NTT itu bertanding di 7 partai untuk 8 kelas termasuk kelas yunior.
"Ada 15 atlet yang bertanding di Open Sparing Amal malam ini. Mereka dari PPLD dan PPLM," ucap Edy saat diwawancara di Stand KONI NTT.
Edy mengatakan, dari para atlet tersebut, ada yang berhasil merebut medali pada Pekan Olahraga Pelajar Nasional atau POPNAS tahun 2025 di Jakarta pada November lalu. Selain sebagai ajang amal untuk solidaritas bagi korban bencana di Pulau Flores, ajang open sparing juga menjadi ajang mematangkan persiapan para atlet menuju berbagai event daerah dan nasional termasuk PON 2028 NTT-NTB.
Ia juga menyebut bahwa, atlet taekwondo yang dibina di Puslatda berjumlah 16 atlet yang terdiri dari 11 atlet senior dan 5 atlet yunior. Sementara itu, Sabeum Anastasya Rissi menambahkan, Pengprov TI NTT menugaskan 5 wasit untuk memimpin pertandingan pada Open Sparing Amal yang berlansung Selasa malam.
Para wasit tersebut , terdiri dari wasit dengan lisensi nasional maupun lisensi darah. Saat ini, kata dia, NTT baru memiliki 3 wasit perempuan dengan Lisensi Nasional perempuan.

Karena itu, dia berharap agar para pelatih maupun wasit perempuan lainnya di NTT dapat mengambil lisensi nasional untuk persiapan NTT sebagai tuan rumah PON 2028. Maria Shirleen Englebeth Messakh, atlet taekwondo NTT yang bertanding di kelas under 62 kg putri mengaku senang ambil bagian dalam Open Sparing Amal yang digelar di Sport Center Pameran Pembangunan NTT Bastel 2026.
Ia mengatakan, dirinya bersama belasan rekan terus berlatih untuk mempersiapkan diri berlaga di kejuaraan daerah sebagai persiapan menuju PON 2028. Siswa SMA Negeri 3 Kupang yang meraih medali perak pada POPNAS 2025 mengaku terus berlatih fisik dan tenknik untuk memberikan yang terbaik bagi NTT pada berbagai kejuaraan yang akan mereka ikuti.
Sultan Pasha Rano Putra Baranuri, atlet under 51 kg putra juga menyatakan harapan yang sama. Sultan juga meraih medali perunggu pada POPNAS 2025.
"Kami senang bisa ikut open sparing ini. Kami bisa menguji perkembangan latihan kami selama ini," ucap Sultan.
Sementara itu, Pengurus Pengprov Wushu NTT, Ari Setyowati mengatakan sebanyak 6 atlet bertanding dalam open sparing. Mereka terdiri dari 3 kelas yang dipersiapkan untuk event nasional, dan Enam atlet tersebut terdiri dari 5 atlet PPLD dan 1 atlet PPLP.
Ade Osta, atlet Wushu kelas 65 kg mengaku dirinya bersama para atlet lain terus berlatih agar dapat memberikan prestasi terbaik bagi NTT pada ajang PON 2028 mendatang. Targetnya medali emas, dan ikut mengharumkan nama NTT di mata nasional.
"Harapan kami ke KONI untuk lebih diperhatikan alat latihan dan vitamin. Selamat ini sudah baik, tetapi kami minta ditingkatkan lagi," ucap Ade Osta. (HmsKONI NTT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....