Meta Berlakukan Verifikasi Wajah dan KTP bagi Penjual Facebook
- 28 Jul 2026 07:00 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang – Meta mulai memperketat sistem keamanan di platform Facebook dengan menghadirkan kebijakan verifikasi identitas bagi pengguna yang berjualan melalui Facebook Marketplace. Melalui kebijakan baru ini, sebagian penjual akan diminta melakukan verifikasi wajah melalui video swafoto (selfie) serta mengunggah kartu identitas resmi seperti KTP atau dokumen identitas pemerintah untuk memastikan akun benar-benar dimiliki oleh orang asli. Kebijakan tersebut diterapkan secara bertahap di sejumlah negara sebelum diperluas ke wilayah lain.
Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya penyalahgunaan akun palsu, penipuan, dan aktivitas berbasis kecerdasan buatan (AI) yang semakin sulit dibedakan dengan pengguna asli. Menurut Meta, proses verifikasi bertujuan memberikan tanda bahwa akun telah dipastikan dimiliki oleh individu nyata sehingga pembeli memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi saat bertransaksi di Marketplace, bergabung dalam grup, maupun berinteraksi melalui Facebook.
Dalam prosesnya, pengguna diminta merekam video swafoto singkat yang akan dicocokkan dengan foto profil yang telah ada di akun. Selain itu, pada kondisi tertentu Meta juga dapat meminta dokumen identitas resmi sebagai bagian dari pemeriksaan. Akun yang lolos verifikasi akan memperoleh lencana Facebook Verified gratis. Meta menegaskan bahwa lencana tersebut hanya menunjukkan akun telah diverifikasi sebagai milik orang sungguhan, bukan jaminan bahwa pengguna tersebut sepenuhnya dapat dipercaya atau mendapat perlakuan khusus di platform.
Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya Meta memperkuat perlindungan terhadap transaksi daring. Perusahaan sebelumnya telah meningkatkan berbagai teknologi pendeteksi penipuan, memperluas verifikasi identitas pada layanan tertentu, serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menekan maraknya aksi penipuan digital yang memanfaatkan Facebook dan platform Meta lainnya.
Meta menyebut peluncuran fitur verifikasi ini akan dilakukan secara bertahap dan hanya tersedia bagi pengguna berusia minimal 18 tahun yang memenuhi standar keamanan serta kebijakan komunitas perusahaan. Dengan sistem verifikasi identitas tersebut, Meta berharap aktivitas jual beli di Facebook Marketplace menjadi lebih aman, transparan, dan mampu mengurangi risiko penipuan yang selama ini menjadi salah satu tantangan terbesar dalam perdagangan digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....