Data April 2026: Kelompok 25–34 Tahun Jadi Mayoritas Pengguna TikTok

  • 10 Mei 2026 18:51 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Aplikasi video TikTok rupanya masih menjadi primadona bagi mereka yang berada di usia produktif. Laporan terbaru dari We Are Social mengungkapkan, sebanyak 41,6% audiens kelompok usia 25–34 tahun menjadi kontributor terbesar dalam basis pengguna platform ini.

Bedasarkan rilisan Dataloka menyebutkan angka tersebut melampaui partisipasi dari kelompok usia lainnya, membuktikan kuatnya daya tarik konten video pendek bagi kaum dewasa muda. Dalam kelompok ini, komposisi pria sedikit lebih unggul dengan 23,0%, sementara perempuan menyumbang 18,6%.

Besarnya persentase tersebut secara otomatis menempatkan mereka sebagai kelompok umur yang paling aktif dan berpengaruh di dalam ekosistem TikTok. Di sisi lain, keterlibatan kelompok usia yang lebih tua menunjukkan angka yang lebih rendah.

Pengguna dalam rentang umur 45–54 tahun hanya menyumbang 9,3% dari keseluruhan audiens. Tren penurunan ini berlanjut pada kategori usia 55 tahun ke atas, yang mencatatkan proporsi terkecil yaitu sebesar 8,9%.

Jika ditinjau dari perspektif gender, terdapat selisih tipis di mana pengguna laki-laki memegang porsi 52,8% sementara perempuan berada di angka 47,3%. Fenomena besarnya pengguna di rentang usia 25–34 tahun membuktikan platform TikTok telah berevolusi menjadi panggung utama bagi kalangan milenial dan Gen Z.

Konsekuensinya, narasi konten yang tersaji kini tak lagi sekadar hiburan ringan, melainkan telah bergeser ke arah edukasi finansial, tips karier, kesehatan, hingga gaya hidup aspiratif yang sangat relevan dengan kebutuhan transisi usia dewasa awal tersebut.

Kehadiran audiens yang didominasi usia produktif ini menjadikan TikTok sebagai ekosistem potensial bagi brand untuk menyasar kelompok masyarakat yang memiliki tingkat konsumsi tinggi serta pengaruh sosial yang kuat. (AK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....