Konvoi Jeep Willis Semarakkan Pawai Ogoh-Ogoh di Kota Kupang

  • 19 Mar 2026 11:08 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang — Perayaan pawai ogoh-ogoh dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi di Kota Kupang berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Raya El Tari, tepatnya di depan Gedung Sasando, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur, ini menjadi tontonan menarik bagi warga dari berbagai kalangan. Sejak siang hari, masyarakat mulai memadati sepanjang ruas Jalan El Tari untuk menyaksikan jalannya pawai. Arak-arakan ogoh-ogoh yang ditampilkan dengan berbagai bentuk dan ukuran menjadi pusat perhatian. Patung-patung tersebut menggambarkan sifat-sifat buruk manusia yang nantinya akan dimaknai sebagai simbol pembersihan diri menjelang Hari Raya Nyepi.

Menariknya, perayaan ini tidak hanya melibatkan umat Hindu, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai komunitas di Kota Kupang. Salah satunya adalah komunitas mobil antik yang turut ambil bagian dengan menghadirkan konvoi Jeep Willis. Iring-iringan kendaraan klasik ini menambah semarak suasana dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir. Kehadiran komunitas lintas hobi dalam kegiatan keagamaan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan di Kota Kupang terus terjaga. Masyarakat tidak hanya datang sebagai penonton, tetapi juga ikut berpartisipasi dalam menjaga kelancaran dan kemeriahan acara. Salah satu masyarakat Jimy, mengungkapkan kekagumannya terhadap tingginya antusias masyarakat dalam menyukseskan pawai ogoh-ogoh tahun ini. Ia menilai, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menunjukkan kuatnya nilai toleransi antar umat beragama di Kota Kupang.

“Antusias masyarakat Kota Kupang hari ini luar biasa. Ini membuktikan bahwa toleransi antar umat beragama di sini sangat kuat,” ucap Jimy saat ditemui RRI.CO.ID, Rabu 18 Maret 2026.

Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan keagamaan umat Hindu, pawai ogoh-ogoh di Kota Kupang juga telah berkembang menjadi ajang kebudayaan yang dinanti masyarakat setiap tahunnya. Tidak hanya menyuguhkan nilai religius, kegiatan ini juga menjadi ruang ekspresi seni dan kreativitas, terutama bagi generasi muda. Pemerintah daerah bersama panitia penyelenggara juga terlihat turut mendukung kelancaran kegiatan dengan pengaturan lalu lintas serta pengamanan di sepanjang jalur pawai. Hal ini dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan aman hingga selesai.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam pawai ogoh-ogoh ini, masyarakat Kota Kupang kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman. Perayaan ini tidak hanya menjadi simbol penyucian diri bagi umat Hindu, tetapi juga menjadi cerminan kuatnya toleransi dan persatuan antar umat beragama di daerah tersebut. (AI)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....