Puisi Jadi Sarana Ekspresi Diri bagi Generasi Muda NTT

  • 15 Mar 2026 04:22 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang- Puisi bukanlah sekadar barisan kata, melainkan sebuah wadah emosi. Dalam Obrolan Kecapi atau Katong Baca Puisi RRI Pro 4 Kupang, Sabtu 14 Maret 2026. Penulis serta Penyair, E. Nong Yonson mengatakan bahwa membaca puisi adalah sebuah upaya untuk masuk ke dalam "ruang rasa" sang penulis, karena setiap bait memiliki detak jantungnya sendiri yang hanya bisa dirasakan jika pembaca bersedia membuka diri terhadap emosi yang disajikan.

"Puisi itu bukan hanya untuk dimengerti secara logika, tapi untuk dirasakan. Ketika kita membaca puisi, kita sedang meminjam mata dan hati penyair untuk melihat dunia," ujarnya.

Ia juga membagikan tips bagi para pemula yang ingin mulai menikmati puisi. Menurutnya, emosi dalam puisi seringkali tersembunyi di balik metafora.

Dengan membacanya secara perlahan dan berulang, pembaca dapat menemukan resonansi antara pengalaman pribadi mereka dengan pesan yang ingin disampaikan oleh penyair. Hal terpenting bagi seorang penyair, ia harus jujur terhadap perasaannya sendiri sebelum dituangkan ke dalam karya.

Puisi memberikan ruang bagi pembaca untuk memiliki interpretasi yang berbeda-beda sesuai dengan latar belakang emosi masing-masing. Sementara itu pemilihan kata (diksi) yang tepat dapat meledakkan emosi yang luar biasa bagi pendengarnya.

Ia mengharapakan dengan hadirnya program KECAPI dapat terus memicu minat masyarakat, khususnya generasi muda di Nusa Tenggara Timur untuk lebih akrab dengan dunia sastra dan berani mengekspresikan diri melalui karya tulis. Selain itu, puisi juga dapat menjadi bagian dari gaya hidup yang memperhalus budi pekerti. (JR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....