Sola Gratia GGRI Kupang Gelar Mini Concert
- 26 Jan 2026 11:34 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Paduan Suara Sola Gratia GGRI Kupang menggelar Mini Concert bertajuk “Tuhan Menyertai” dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 paduan suara tersebut. Kegiatan ini menjadi ungkapan syukur atas perjalanan pelayanan Sola Gratia sekaligus sarana pelayanan rohani melalui puji-pujian dan harmoni suara.
Mini concert yang berlangsung pada Minggu, 25 Januari 2026, di Gedung Gereja Reformasi Kupang ini mendapat antusiasme tinggi dari jemaat GGRI Kupang. Sejak awal acara, suasana konser terasa khidmat dan tertata, menghadirkan pengalaman musikal yang mendalam dan bermakna bagi para penonton.
Penampilan demi penampilan disuguhkan dengan aransemen yang rapi dan dinamis. Sajian musik yang ditampilkan mampu menyentuh sisi spiritual jemaat, yang tampak larut menikmati setiap lagu, menjadikan konser ini sebagai perayaan syukur yang berkesan.
Mini concert “Tuhan Menyertai” juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan Paduan Suara Sola Gratia GGRI Kupang selama dua tahun terakhir. Melalui konser ini, Sola Gratia menyampaikan pesan pengharapan dan penyertaan Tuhan, sekaligus menegaskan peran paduan suara dalam pelayanan musik gerejawi.
Koordinator Paduan Suara Sola Gratia GGRI Kupang, Ha’i Raga Lawa, mengatakan bahwa pada perayaan ulang tahun ke-2 ini, pihaknya terus berkomitmen mengembangkan talenta para anggota agar semakin baik dalam mempersembahkan puji-pujian demi hormat dan kemuliaan nama Tuhan.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas persembahan pujian diharapkan dapat mendukung pemberitaan Injil serta menginspirasi talenta-talenta di lingkungan GGRI Kupang untuk bergabung dan memperkuat Paduan Suara Sola Gratia agar terus bertumbuh dalam pelayanan.
Sementara itu, Pelatih Paduan Suara Sola Gratia GGRI Kupang, Grace Madah, menjelaskan bahwa tema “Tuhan Menyertai” diwujudkan melalui alur musikal yang menggambarkan proses penyerahan diri, pengharapan, dan keyakinan akan kesetiaan Tuhan. Repertoar lagu disusun sebagai rangkaian kesaksian iman, termasuk pengalaman berproses bersama anggota paduan suara yang sebagian besar merupakan orang tua.
“Dalam keterbatasan, kami belajar bahwa penyertaan Tuhan memampukan. Harmoni dan dinamika musik menjadi kesaksian bahwa Tuhan setia menyertai setiap langkah,” ujarnya.
Melalui konser ini, Grace Madah berharap pesan rohani yang disampaikan dapat menguatkan jemaat bahwa penyertaan Tuhan tidak selalu berarti jalan yang mudah, tetapi nyata dalam setiap proses berjuang dan melangkah bersama dalam iman. (TT)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....