WhatsApp Jadi Sumber Berita Utama Masyarakat Indonesia 2025
- 14 Nov 2025 09:56 WIB
- Kupang
KBRN, Kupang: Di Indonesia, media sosial telah mengambil peran sentral sebagai saluran utama bagi masyarakat untuk mengakses dan menerima informasi berita. Data dari Digital News Report 2025 yang dirilis oleh Reuters Institute menunjukkan bahwa lebih dari separuh (57%) warga Indonesia kini menjadikan berbagai platform media sosial sebagai tempat utama mereka dalam mencari berita.
Saat ini, WhatsApp menduduki puncak daftar dengan 43% responden mengaku sering berbagi atau memperoleh berita melalui platform perpesanan tersebut. Fungsi penyebaran informasi yang cepat didukung oleh berbagai kelompok obrolan (grup), baik untuk urusan keluarga, komunitas, maupun profesional.
Grup-grup ini sering menjadi media transmisi informasi tercepat, baik untuk berita yang bersumber dari media resmi maupun konten yang dibagikan antar anggota. Di posisi yang hampir setara, YouTube mengikuti dengan perolehan 41%.
Platform ini telah bertransformasi menjadi sumber informasi visual yang sangat diminati dan mudah dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. Keunggulan YouTube terletak pada keragaman kontennya, mulai dari klip berita yang ringkas, siaran liputan langsung, hingga tayangan analisis mendalam dari berbagai kanal.
Di urutan ketiga adalah Facebook dengan 39%. Walaupun sempat mengalami penurunan daya tarik di segmen pengguna muda, Facebook tetap mempertahankan perannya sebagai wadah besar untuk dialog publik, berbagi link berita, dan tempat mengikuti halaman resmi media massa.
Sementara itu, TikTok menduduki peringkat keempat (34%). Platform ini telah menjadi sumber berita alternatif yang sangat populer di kalangan generasi muda berkat format video pendeknya yang serba cepat dan sarat informasi, meskipun isu mengenai keakuratan berita di dalamnya masih menjadi sorotan dan sering diperbincangkan.
Di urutan terakhir, Instagram ikut berkontribusi dengan 31% pengguna. Media dan para jurnalis memanfaatkan platform ini secara maksimal khususnya melalui story, reel, dan unggahan yang memikat untuk memberikan berita dengan format visual yang menarik, santai, dan gampang dicerna.
Informasi ini diperoleh dari hasil survei Reuters Institute sebagaimana yang dirangkum dari GoodStat yang dilakukan mulai dari pertengahan Januari hingga akhir Februari 2025. Di Indonesia, penelitian ini mencakup 2.028 partisipan, yang mewakili populasi sekitar 280 juta jiwa dengan penetrasi internet sebesar 69%. (AK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....