Mengapa Memberi atau Menerima Sesuatu dengan tangan Kanan?

  • 22 Apr 2025 09:36 WIB
  •  Kupang

KBRN, Kupang: Dalam banyak budaya di Indonesia, memberi atau menerima sesuatu dengan tangan kanan bukan sekadar kebiasaan. Di balik gerakan sederhana itu, tersimpan nilai etika, spiritualitas, dan penghormatan terhadap sesama.

Pertanyaannya, mengapa tangan kanan? Apa makna mendalam di balik anjuran ini yang diwariskan turun-temurun?

Dikutip dari saluransebelas.com, tangan kanan dianggap lebih suci dan bersih. Tangan kiri dianggap lebih kotor bersih dan sering diasosiasikan dengan aktivitas yang dianggap kurang sopan, seperti membersihkan diri setelah menggunakan toilet. Para orang tua dahulu hingga sekarang masih membiasakan penggunaan tanggan kanan untuk memberikan sesuatu kepada orang lain, baik itu makanan, barang, atau uang, masyarakat diajarkan untuk menggunakan tangan kanan. Hal ini menciptakan kesan hormat dan kesopanan terhadap penerima.

Di lingkungan sekolah dan keluarga, kebiasaan memberi dengan tangan kanan seringkali diajarkan sejak dini sebagai bagian dari pendidikan karakter. Hal ini sekaligus menjadi sarana mengenalkan nilai-nilai budaya lokal kepada anak-anak.

Meski terkesan sepele, memberi dengan tangan kanan adalah simbol kecil dari sikap besar: kesopanan, kebaikan, dan rasa hormat. Sebuah pengingat bahwa dalam tindakan sehari-hari, budaya dan etika tetap hidup dan berbicara melalui gestur paling sederhana. (DB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....