Pelabuhan Bolok Menjadi Ruang Hidup Banyak Keluarga

  • 31 Mei 2026 05:32 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pelabuhan ASDP Bolok bukan sekadar tempat kapal bersandar dan penumpang menyeberang. Di kawasan ini, banyak keluarga menggantungkan hidup dari berbagai profesi yang tumbuh bersama aktivitas pelabuhan.

Mama Meri menjadi salah satu contoh nyata. Selama lebih dari dua dekade, ia berjualan kopi dan makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membiayai pendidikan anak-anaknya.

Selain pedagang, terdapat pula porter yang setiap hari membantu mengangkut barang penumpang. Salah satunya Christopher Neno yang telah bekerja sejak tahun 1989 dan kini memimpin puluhan porter di pelabuhan tersebut.

“Namanya sedikit juga kami siap terima, banyak kami siap terima. Yang penting kami tetap bekerja,” ujarnya.

Bagi Christopher, pekerjaan sebagai porter tidak selalu memberikan penghasilan besar. Namun pekerjaan itu tetap menjadi sumber pendapatan yang membantu kebutuhan keluarga di rumah.

Sementara itu, Muamar Pua Janiah melihat pelabuhan sebagai tempat yang mempertemukan banyak profesi. Menurutnya, setiap orang memiliki peran penting dalam mendukung kelancaran pelayanan transportasi laut.

“Banyak orang hidup dari pelabuhan ini, mulai dari pedagang sampai porter. Semua saling mendukung satu sama lain,” katanya, Rabu, 20 Mei 2026.

Aktivitas yang berlangsung setiap hari menjadikan Pelabuhan Bolok lebih dari sekadar fasilitas transportasi. Tempat ini telah menjadi ruang ekonomi yang menghidupi banyak keluarga di wilayah Kabupaten Kupang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....