Dari Penjual Ikan Menjadi Petugas Loket ASDP

  • 31 Mei 2026 05:23 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Perjalanan hidup Muamar Pua Janiah menjadi bukti bahwa kerja keras dapat membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Sebelum menjadi petugas loket ASDP Bolok, ia pernah bekerja sebagai penjual ikan di kampung halamannya.

Tahun 2018 menjadi titik awal perjalanannya di ASDP sebagai tenaga lepas di Kabupaten Alor. Berbagai tugas dijalani hingga akhirnya dipercaya menjadi petugas loket di Pelabuhan Bolok.

Selama bekerja, Muamar tidak hanya menghadapi tantangan administratif, tetapi juga tekanan dari pengguna jasa hingga ancaman kekerasan. Namun ia berusaha tetap mengedepankan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Kita harus atasi dengan hati yang lembut. Kalau kekerasan dibalas kekerasan, itu akan jadi malapetaka,” ujarnya, Rabu 20 Mei 2026.

Menurut Muamar, keberhasilannya bekerja di ASDP juga membawa kebanggaan bagi keluarganya. Sebagai anak pertama, ia menjadi tulang punggung yang membantu kebutuhan orang tua dan saudaranya.

Mama Meri, salah seorang pelaku UMK yang setiap hari berjualan di kawasan pelabuhan mengaku mengenal dedikasi para petugas ASDP. Ia menilai pelayanan yang baik dari petugas membuat aktivitas di pelabuhan berjalan lebih tertib.

“Kalau kapal berangkat dan penumpang ramai, petugas selalu bantu atur supaya semua berjalan lancar,” katanya.

Muamar berharap kariernya terus berkembang di masa depan. Ia juga mengajak generasi muda untuk lebih giat bekerja dan menjauhi kebiasaan yang dapat merugikan diri sendiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....