Film Bertutur, Kita Bertemu, Ruang Bersama Terbentuk
- 03 Jun 2025 12:43 WIB
- Kupang
K BRN, Kupang: Flobamora Film Festival kembali menghadirkan ruang nonton alternatif yang gratis dan terbuka umum untuk menjangkau setiap kalangan dengan sebutan Bioskop Pasiar. Tahun ini, Bioskop Pasiar yang khas dengan konsep bioskop keliling, kembali hadir dalam semangat baru “Kalunga”.
Tema yang berasal dari bahasa Sumba ini menjadi simbol tumbuh dan berkembangnya ekosistem perfilman di NTT. Adapun titik perdana Bioskop Pasiar berlokasi di Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (Stikom) Uyelindo Kupang, pada Selasa, 3 Juni 2025 mulai pukul 15:00 hingga 17:00 WITA dengan menyajikan enam film pendek lokal dan nasional.
“Bioskop Pasiar yang hadir dengan semangat menonton adalah hak segala bangsa ingin membawa film lebih dekat kepada para penonton,” kata Manager Flobamora Film Festival, Vickram Sombu.
Ia menyebutkan sebagian besar film-film yang ditayangkan dalam program ini adalah film-film karya anak NTT. Karena itu, tentunya penonton Bioskop Pasiar tidak merasa berjarak dengan film yang diputar.
“Dengan situasi seperti ini, diharapkan masyarakat mulai lebih menyadari keberadaan film-film lokal yang berkualitas dan punya kedekatan perihal isu. Supaya film lokal lebih bisa diterima, diapresiasi, dan bahkan akan sangat baik jika masyarakat mulai secara mandiri mencari film lokal untuk dinikmati,” ujarnya.
Sementara itu, Programmer Bioskop Pasiar Flobamora Film Festival Malysk mengatakan Bioskop Pasiar dihadirkan sebagai milik bersama.
“Bioskop Pasiar bukan hanya milik Komunitas Film Kupang atau tim Flobamora Film Festival, tapi milik kita semua untuk merayakan tumbuh dan berkembangnya perfilman di NTT,” katanya. Ia juga mengatakan kegiatannya bukan hanya pemutaran film saja, karena seusai pemutaran akan diselenggarakan kuis dan hiburan-hiburan lainnya seperti perform musik.
“Tahun ini kita coba lebih variatif dengan akan adanya penampilan dance, puisi, teater, dan art performance,” ujar Malysk.
Ia menyebutkan film yang ditayangkan dalam Bioskop Pasiar ini proses kurasinya tidak ada kriteria khusus, yang diutamakan adalah film yang tidak bermuatan unsur sara ataupun muatan politik atau golongan tertentu. Adapun film-film yang ditayangkan berasal dari latar belakang yang berbeda.
Akan ada film dokumenter pendek, animasi, romance, dan keluarga. Film-film ini merupakan hasil karya dari masyarakat NTT maupun dari luar NTT. Dengan mengusung semangat Kalunga, Bioskop Pasiar ini terbuka untuk semua kalangan dan gratis.
Bioskop Pasiar hadir sebagai ruang alternatif yang menyatukan edukasi, seni, dan gerakan sosial dalam bentuk yang sederhana namun bermakna.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....