Terima Kasih Pak Polisi, Jalan Kami Sudah Bagus
- 27 Feb 2025 19:07 WIB
- Kupang
KBRN,Rote : Di bawah terik matahari siang itu, butiran keringat menetes di wajah-wajah yang bekerja. Tangan-tangan kuat menggenggam sekop, mengayunkannya ke dalam tumpukan sirtu putih, lalu menumpahkannya ke lubang-lubang yang selama ini menjadi ancaman di jalan Batuleli-Hutut, Desa Persiapan Lidaloak, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao,
Beberapa warga bahu-membahu, sementara anggota Polsek Rote Tengah dengan seragamnya ikut turun tangan, memastikan jalan yang rusak itu kembali rata. Di sudut jalan, anak-anak sekolah yang sering melewati jalan tersebut berdiri memperhatikan dengan mata berbinar dan senyum yang terpancar
Mereka bukan sekadar menyaksikan pekerjaan itu, tetapi juga mengenang peristiwa beberapa hari lalu, saat seorang temannya terjatuh di lubang yang sama, giginya patah, dan tangisnya menggema di antara debu jalanan.

Jalan berlubang ini sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Pengendara sepeda motor sering kali harus berbelok tiba-tiba untuk menghindari lubang, tak jarang malah kehilangan keseimbangan dan jatuh.
Bagi anak-anak sekolah, jalan ini lebih dari sekadar akses menuju pendidikan. Ini adalah jalur kehidupan yang setiap hari mereka lalui dengan hati-hati, berharap mereka bisa tiba di sekolah tanpa luka.
Ketika sebuah video yang menunjukkan anak-anak SD berinisiatif menimbun lubang di dekat sekolah mereka tersebar di media elektronik, hati banyak orang tersentuh. Mereka melakukannya bukan karena tugas, tetapi karena kepedulian. Mereka tak ingin ada teman lain yang terluka seperti yang sudah terjadi.
Kapolres Rote Ndao, AKBP Mardiono, tak tinggal diam, Kamis, (27/2/2025). "Saya minta Kapolsek Rote Tengah, Ipda Charles Rihi, langsung cek lokasi. Respon cepat, mas. Thinking and do it, berpikir sebentar dan berbuat, maka lakukan. Tidak usah tunggu jatuh korban berikutnya," tegasnya.
Perintah itu segera dilaksanakan. Kapolsek Rote Tengah Ipda Charles Rihi Pati bersama anggotanya, tanpa ragu, mengajak perangkat desa dan warga untuk turun ke lapangan. Mereka tak sekadar menambal jalan; mereka membawa harapan, memastikan bahwa anak-anak tak perlu lagi khawatir jatuh saat berlari menuju sekolah.

Saat pekerjaan hampir selesai, beberapa anak sekolah berkumpul di pinggir jalan. Dengan langkah kecil mereka mendekat, lalu serempak berkata, "Terima kasih, Pak Polisi! Jalan kami sudah bagus."
Mungkin bagi sebagian orang, itu hanya sekadar kalimat sederhana. Namun bagi mereka yang bekerja hari itu, kata-kata itu adalah hadiah yang tak ternilai. Tak ada upah, tak ada penghargaan besar, hanya ucapan polos dari anak-anak yang akan mengingat kebaikan ini selamanya.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono pun memberikan apresiasi kepada Kapolsek Rote Tengah Ipda Charles Rihi Pati dan anggotanya. "Hari ini saya apresiasi Kapolsek dan anggotanya yang mengajak perangkat desa serta warga untuk bergotong royong menutup dan memperbaiki jalan. Terima kasih, Polsek Rote Tengah," ujarnya.
Di balik setiap lubang yang tertutup hari itu, ada kisah kepedulian. Polisi, masyarakat, dan anak-anak bersatu dalam satu tujuan: menciptakan lingkungan yang lebih aman. Jalan Batuleli-Hutut kini tak lagi menakutkan, tak lagi menyimpan bahaya bagi mereka yang melintas.
Ipda Charles Rihi Pati saat diwawancarai RRI, Kamis (27/2/2025) tampak bersemangat dengan suara lantangnya yang penuh keyakinan. Meski lelah setelah seharian bekerja menambal jalan bersama warga, sorot matanya memancarkan kepuasan.

Kapolsek Rote Tengah Ipda Charles Rihi Pati, S.Sos.
"Kami di Polsek Rote Tengah selalu siap mendengar dan bertindak cepat terhadap keluhan masyarakat. Apalagi ini menyangkut keselamatan, terutama anak-anak sekolah. Tidak bisa kita diam dan menunggu korban berikutnya," ucap Ipda Charles sambil menyeka keringat di dahinya.
Di tengah semangat gotong royong itu, Kepala Desa Persiapan Lidaloak, Maria J. Lette, S.Pd, juga menyampaikan rasa terima kasihnya. Menurutnya ia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Polsek Rote Tengah, khususnya kepada Kapolsek Ipda Charles Rihi Pati dan seluruh anggota yang telah peduli terhadap kondisi jalan di desanya.
"Ini adalah bukti nyata bahwa polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk melindungi dan membantu masyarakat," ujarnya.

Kepala Desa Persiapan Lidaloak, Maria J. Lette, S.Pd
Maria menambahkan bahwa kondisi jalan yang lebih baik ini akan memberikan dampak besar bagi warganya, terutama anak-anak sekolah dan pengendara motor yang selama ini harus berhati-hati melewati jalan berlubang.
"Hari ini kami melihat bahwa kebersamaan adalah kunci. Ketika polisi dan masyarakat bekerja bersama, hasilnya akan luar biasa," katanya penuh haru.
Sore itu, matahari perlahan tenggelam di ufuk barat, seolah ikut tersenyum melihat kerja keras mereka hari ini. Dan di jalan yang kini rata itu, jejak kebaikan akan selalu tertinggal. (LA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....