Pemprov NTT Pastikan 525 Babi Berangkat menuju Sumba
- 14 Sep 2026 09:31 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Pemerintah Provinsi NTT memastikan 525 ekor babi mendapatkan kepastian pengangkutan dari Kupang menuju Sumba setelah mengalami kendala selama kurang lebih dua bulan. Kepastian tersebut diperoleh melalui koordinasi lintas instansi yang dilakukan untuk menindaklanjuti aspirasi para peternak terkait distribusi ternak menuju Sumba.
Rapat koordinasi digelar pada Rabu, 9 September 2026 lalu, dengan melibatkan KSOP, ASDP, Karantina, Dinas Peternakan, dan Dinas Perhubungan. Pertemuan tersebut membahas berbagai kendala sekaligus mencari solusi agar pengangkutan ternak babi dapat kembali berjalan melalui jalur penyeberangan.
Koordinasi selanjutnya dilakukan bersama Kementerian Perhubungan, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, untuk memperoleh dukungan terhadap proses pengangkutan ternak. Pemerintah juga menyampaikan surat resmi dan membangun komunikasi dengan Wakil Menteri Perhubungan sebagai bagian dari upaya mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.
Dari rangkaian koordinasi tersebut, sebanyak 450 ekor babi mendapatkan kepastian untuk diberangkatkan menuju Sumba melalui fasilitas penyeberangan yang tersedia. Kepastian pengangkutan ini menjadi langkah penting setelah para peternak menghadapi ketidakpastian distribusi ternak selama hampir dua bulan.
Selanjutnya, sebanyak 75 ekor babi lainnya melengkapi dokumen karantina sehingga keseluruhan ternak yang dapat diproses pengangkutannya mencapai 525 ekor. Penambahan jumlah tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan persyaratan administrasi dan koordinasi antarinstansi menjadi bagian penting dalam kelancaran pengiriman ternak.
Fasilitasi pengangkutan ternak dilakukan melalui kapal feri ASDP dengan dukungan koordinasi lintas instansi yang berkaitan dengan kelayakan serta persyaratan pengiriman hewan. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan proses penyeberangan ternak berlangsung sesuai ketentuan dan memberikan kepastian kepada para peternak.
Penyelesaian persoalan pengangkutan 525 ekor babi tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi ternak sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi masyarakat peternak. Kepastian pengiriman juga memberikan ruang bagi para peternak untuk kembali menjalankan kegiatan usaha dengan perencanaan yang lebih jelas dan terukur.
Pemerintah Provinsi NTT akan terus mendorong koordinasi lintas instansi agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara cepat, tepat, dan menghasilkan solusi nyata. Penyelesaian kendala pengangkutan ternak menuju Sumba menjadi contoh penting bahwa komunikasi antarlembaga diperlukan untuk memberikan kepastian bagi masyarakat dan mendukung aktivitas perekonomian daerah. (AN)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....