Jajanan Beta Lapar Raih Omzet Rp500 Ribu per Malam
- 29 Agt 2026 16:24 WIB
- Kupang
Poin Utama
- UMKM kuliner Beta Lapar mencatat omzet lebih dari Rp500 ribu per malam selama Expo UMKM Rote Ndao 2026 yang berlangsung sejak 1 Agustus 2026.
- Pemilik lapak Puput Tiara Triyanti mengamati peningkatan penjualan yang signifikan seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung pameran.
- Harga produk jajanan yang ditawarkan Beta Lapar berkisar antara Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per porsi, terjangkau untuk berbagai kalangan pengunjung.
RRI.CO.ID, Rote - UMKM kuliner jajanan Beta Lapar meraih omzet lebih dari Rp500 ribu per malam selama Expo UMKM Rote Ndao 2026. Pemilik lapak, Puput Tiara Triyanti, menyebut omzet meningkat ketika jumlah pengunjung pameran ramai.
Puput mengatakan penjualan berlangsung lancar sejak Pameran Pembangunan dan Expo UMKM dibuka 1 Agustus 2026. Harga makanan dan minuman yang dijual berkisar Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per porsi.
“Pendapatannya alhamdulillah lumayan dan perjalanannya lancar,” kata Puput di lokasi pameran, Jumat malam, 28 Agustus 2026. Ia menyebut omzet malam ramai bisa menembus Rp500 ribu, terutama saat malam Minggu.
Menurut Puput, omzet saat kondisi sepi tetap mencapai sekitar Rp200 ribu per malam. Corndog dan burger seharga Rp10 ribu menjadi menu yang paling banyak diburu pengunjung.

Selain corndog dan burger, jajanan Beta Lapar menawarkan kebab, mix platter, sosis bakar, risoles, dan es teler. Beragam jajanan tersebut menjadi pilihan pengunjung yang ingin menikmati kuliner lokal selama pameran.
Puput menjelaskan setiap pedagang membawa dan mendirikan sendiri stan dagang tanpa dikenakan biaya sewa lapak. Penyelenggara menyediakan fasilitas instalasi listrik untuk mendukung penerangan stan selama pameran.
Terkait retribusi atau pajak daerah, Puput mengaku pernah membayar Rp200 ribu kepada petugas pemerintah daerah. “Waktu itu dibilang bayar seikhlasnya dari patokan Rp300 ribu, jadi saya bayar Rp200 ribu,” ujarnya.
Memasuki pekan terakhir pameran, Puput berharap panitia memperbaiki penataan stan pada kegiatan berikutnya. Ia mengusulkan stan rombengan dipindahkan ke belakang dan UMKM kuliner membentuk pola huruf U.
“Harapan ke depan, susunan stan bisa lebih bagus,” tutur Puput. Menurutnya, penataan stan yang lebih teratur dapat membuat UMKM kuliner lebih mudah terlihat pengunjung.
Pameran Pembangunan dan Expo UMKM Rote Ndao 2026 berlangsung 1 hingga 31 Agustus 2026. Kegiatan ini memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui UMKM, pelayanan OPD, hiburan, budaya, dan layanan kesehatan gratis. (Radja)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....