Pekan QRIS Nasional Dorong Transaksi Digital di NTT

  • 25 Agt 2026 18:27 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Pekan QRIS Nasional 2026 menjadi momentum Bank Indonesia untuk memperluas penggunaan transaksi digital di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai transaksi nontunai dan perlindungan konsumen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menjelaskan QRIS telah berkembang sejak diluncurkan pada 17 Agustus 2019. Dalam tujuh tahun, QRIS semakin digunakan masyarakat dan jangkauannya terus berkembang hingga tingkat internasional.

Di NTT, rangkaian Pekan QRIS Nasional telah dimulai sejak 4 Agustus 2026. Salah satu kegiatannya adalah Garda Sakti Cross Border Fest kedua yang mencatat sebanyak 2.977 transaksi QRIS.

Selanjutnya, Bank Indonesia NTT berkolaborasi dengan komunitas kreatif Kota Kupang menggelar QRIS Street Festival dan Tapu Ju Market Volume 5. Kegiatan tersebut berlangsung pada 14 hingga 17 Agustus dan menghadirkan berbagai produk UMKM lokal.

Selama empat hari kegiatan, tercatat sekitar 4.200 transaksi menggunakan QRIS dari sekitar 4.770 pengunjung. Capaian tersebut menunjukkan semakin terbukanya masyarakat terhadap penggunaan sistem pembayaran digital.

Adidoyo mengatakan Pekan QRIS Nasional bukan hanya menjadi ajang promosi penggunaan QRIS. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat memahami cara melakukan transaksi secara aman.

“Pekan QRIS Nasional menjadi sarana untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai transaksi nontunai sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap perlindungan konsumen,” katanya.

Bank Indonesia NTT mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut. Pemerintah daerah, perbankan, pelaku UMKM, komunitas kreatif, media dan masyarakat diharapkan terus berkolaborasi untuk memperluas penggunaan QRIS di NTT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....