Disperindag NTT Perkuat SDM IKM Melalui Pelatihan dan Hilirisasi Produk

  • 27 Jul 2026 13:04 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Nusa Tenggara Timur terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui pelatihan dan pendampingan guna meningkatkan daya saing produk lokal. Upaya tersebut menjadi salah satu strategi pemerintah mendorong pertumbuhan sektor UMKM di tengah berbagai tantangan ekonomi. Hal itu disampaikan Kepala Disperindag NTT, Sony Zet Libing, di Kantor Disperindag Provinsi NTT, Kota Kupang, Rabu, 1 Juli 2026.

Sony mengatakan, terdapat tiga tantangan utama yang masih dihadapi pelaku IKM di NTT, yakni kualitas SDM, manajemen usaha, dan keterbatasan permodalan. Menurutnya, peningkatan kualitas SDM menjadi fokus utama karena masih banyak pelaku usaha yang belum mampu mengembangkan produk lokal menjadi produk bernilai tambah.

"Kita punya persoalan pertama itu soal SDM untuk mereka memproduksi produk lokal dan membuat hilirisasi. Di SDM ini selain soal profesional, tapi juga soal kemauan atau etos kerja. Maka kami punya program pelatihan-pelatihan dengan mendatangkan ahli yang hebat untuk melatih mereka," ujar Sony.

Selain pelatihan, Disperindag juga memperluas promosi produk lokal melalui NTT Mart, berbagai pameran, hingga kerja sama dengan perguruan tinggi dan instansi pemerintah agar hasil produksi pelaku IKM semakin dikenal masyarakat.

Sementara itu, pelaku usaha makanan, Efran, mengaku pembinaan yang dilakukan pemerintah sangat membantu pelaku usaha. Namun, ia berharap pendampingan tersebut juga diikuti dengan kemudahan akses modal agar usaha dapat berkembang lebih cepat.

"Pelatihan sangat membantu kami untuk belajar mengembangkan usaha. Tetapi kami juga masih membutuhkan tambahan modal supaya produksi bisa ditingkatkan dan usaha semakin berkembang," kata Efran.

Disperindag NTT berharap peningkatan kapasitas SDM dapat melahirkan pelaku IKM yang lebih inovatif, mampu menghasilkan produk berkualitas, serta meningkatkan daya saing produk lokal di pasar regional maupun nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....