Rumah Tenun Bunga Sepe Terbengkalai, Penenun Harapkan Solusi Pemkot
- 27 Jul 2026 13:03 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Rumah Tenun Motif Bunga Sepe yang dibangun Pemerintah Kota Kupang di RT 15, Kelurahan Penkase Oeleta, Kecamatan Alak, Kota Kupang, hingga kini belum dimanfaatkan meski telah selesai dibangun beberapa tahun lalu. Para penenun berharap pemerintah segera menyelesaikan berbagai kendala agar fasilitas tersebut dapat difungsikan sebagai pusat produksi dan pemasaran tenun khas Kota Kupang. Harapan itu disampaikan saat RRI menemui para penenun di Kelurahan Penkase Oeleta, Rabu, 1 Juli 2026.
Koordinator Kelompok Tenun Lasbaun, Amanda Sanlain, mengatakan kelompoknya menjadi pelopor lahirnya tenun motif Bunga Sepe pada tahun 2020. Dari sejumlah kelompok tenun di Kota Kupang, hanya kelompoknya yang berhasil menuangkan desain motif tersebut ke dalam kain tenun hingga kemudian ditetapkan sebagai ikon Kota Kupang pada tahun 2021.
Menurut Amanda, setelah motif tersebut diresmikan sebagai identitas daerah, Pemerintah Kota Kupang membangun sebuah rumah tenun yang diperuntukkan bagi para penenun di RT 15. Namun hingga kini bangunan tersebut belum pernah digunakan.
Ia menjelaskan, di RT 15 terdapat tiga kelompok tenun dengan jumlah sekitar 30 orang penenun. Selama ini seluruh anggota masih bekerja dari rumah masing-masing karena belum memiliki tempat produksi maupun galeri untuk memasarkan hasil tenun.
"Kami berharap rumah tenun yang sudah dibangun dapat segera difungsikan sehingga para penenun mempunyai tempat untuk bekerja, menyimpan hasil tenun, sekaligus menerima pembeli," ujarnya.
Senada dengan itu, anggota Kelompok Tenun Mawar, Yoko Beto, mengaku para penenun sebenarnya sudah lama menantikan rumah tenun tersebut dapat digunakan.
Namun hingga saat ini mereka masih menggunakan alat tenun milik pribadi di rumah masing-masing. Hasil tenun dipasarkan secara mandiri atau melalui toko-toko yang membutuhkan.
"Kami sangat rindu menggunakan rumah tenun itu. Kalau sudah bisa dipakai, kami bisa menenun bersama dan pembeli juga lebih mudah datang," katanya.
Para penenun berharap Pemerintah Kota Kupang segera mengoptimalkan rumah tenun tersebut agar dapat menjadi pusat pengembangan tenun Motif Bunga Sepe sekaligus meningkatkan kesejahteraan para perajin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....