Belanja Online Gerus Penjualan Seragam Sekolah di Pasar Oeba

  • 27 Jul 2026 12:59 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang – Pergeseran kebiasaan masyarakat ke belanja online berdampak pada penjualan seragam sekolah di Kota Kupang. Sejumlah pedagang di Pasar Oeba mengaku mengalami penurunan omzet, terutama menjelang tahun ajaran baru yang sebelumnya menjadi musim panen bagi para penjual.

Salah seorang pedagang seragam sekolah yang telah berjualan selama 30 tahun mengatakan kondisi penjualan belum kembali seperti sebelum pandemi Covid-19. Jika sebelumnya belasan hingga puluhan pembeli datang setiap hari menjelang masuk sekolah, kini dalam sehari hanya satu hingga dua potong seragam yang terjual.

"Dulu bisa dapat belasan bahkan puluhan pembeli saat liburan sekolah, bahkan ada yang memesan dalam jumlah besar. Tapi sekarang satu saja susah sekali," ujarnya di Pasar Oeba, Rabu, 14 Juli 2026.

Menurutnya, perubahan pola belanja menjadi penyebab utama menurunnya penjualan. Banyak orang tua memilih membeli seragam melalui platform daring karena dinilai lebih praktis dan menawarkan banyak pilihan harga.

Meski demikian, ia mengaku belum tertarik beralih ke penjualan secara online. Pedagang tersebut lebih memilih melayani pembeli secara langsung di pasar dibandingkan menghabiskan waktu mengelola penjualan melalui telepon genggam.

"Saya lebih memilih jualan langsung. Saya tidak mau waktu saya habis hanya di HP saja," katanya.

Walaupun daya beli menurun, suasana Pasar Oeba masih terlihat ramai menjelang tahun ajaran baru. Sejumlah orang tua tampak mendampingi anak-anak mereka membeli perlengkapan sekolah, mulai dari buku hingga seragam baru. Bagi sebagian anak, mengenakan seragam baru masih menjadi penyemangat untuk memulai kegiatan belajar di sekolah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....