Libur Sekolah Pengaruhi Pendapatan Pelaku UMKM Kota Kupang

  • 20 Jul 2026 15:11 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Musim libur sekolah membawa dampak terhadap pendapatan sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Kupang. Kondisi tersebut dirasakan para pedagang yang berjualan di sekitar Gereja Katedral Kristus Raja, Jalan Ir. Soekarno Nomor 1, Kelurahan Bonipoi, Rabu, 8 Juli 2026.

Pedagang batagor, siomai, dan bubur ayam, Egy, mengatakan jumlah pembeli mengalami penurunan cukup signifikan selama masa libur sekolah. Menurutnya, kondisi tersebut membuat omzet harian jauh lebih rendah dibandingkan hari-hari biasa.

"Kalau pas hari libur sekolah sangat susah. Pendapatan memang agak anjlok dibandingkan hari biasa," kata Egy.

Di sisi lain, penjual es jeruk peras premium, Ingrid Nanabais, mengaku pendapatannya masih bergantung pada jumlah pembeli setiap hari. Ia menyebut omzet hariannya berkisar antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu tergantung tingkat keramaian.

Selain jumlah pembeli, Ingrid juga menghadapi tantangan cuaca, terutama angin kencang yang sering merobohkan perlengkapan jualannya. Meski demikian, ia tetap bertahan karena lokasi usahanya telah memperoleh izin dari ketua RT sehingga dapat berjualan dengan aman.

"Kalau pembeli banyak bisa sampai lima ratus ribu, tapi kalau sepi sekitar dua ratus ribu per hari," ujarnya.

Baik Egy maupun Ingrid berharap kondisi usaha mereka terus membaik seiring meningkatnya daya beli masyarakat. Mereka juga berharap pemerintah terus memberikan perhatian kepada pelaku UMKM melalui penyediaan lokasi usaha yang layak serta dukungan terhadap keberlangsungan usaha kecil di Kota Kupang.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....