Ena Craft Kreasikan Tenun Ikat NTT Menjadi Aksesori Modern
- 14 Jul 2026 18:29 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kain tenun ikat khas Nusa Tenggara Timur (NTT) bukan sekadar selembar kain biasa, melainkan warisan budaya luhur yang sarat akan makna sejarah dan identitas daerah. Berkomitmen menjaga warisan tersebut agar terus relevan di era modern, Erna Minarni Hunga, pemilik (owner) usaha kriya "Ena Craft", sukses menciptakan peluang ekonomi kreatif bernilai tinggi dengan memadukan kecintaan pada dunia mode (style) dan kelestarian budaya daerah.
Kisah inspiratif mengenai perjalanan kreatif ini dibagikan secara mendalam oleh Erna saat hadir sebagai narasumber dalam program Obrolan Teras UMKM Pro 4 RRI Kupang pada Selasa, 14 Juli 2026.
Erna mengisahkan bahwa perjalanan Ena Craft telah dirintis sejak tahun 2017. Usaha ini berawal dari hobi pribadinya yang gemar membuat aksesoris handmade. Berbekal kepekaan menangkap peluang serta ketertarikannya pada dunia mode, ia melihat kain tenun ikat NTT memiliki pesona luar biasa jika dikembangkan menjadi aksesoris pelengkap busana sehari-hari.
Salah satu inovasi paling berharga dari Ena Craft adalah komitmennya dalam memanfaatkan bahan baku ramah lingkungan berupa kain perca. Erna melihat banyak potongan kain sisa tenun ikat asli NTT hasil produksi penjahit yang tidak lagi terpakai. Baginya, membuang potongan kain bernilai seni tinggi tersebut adalah hal yang sangat disayangkan.
Melalui sentuhan kreativitasnya, limbah kain perca tersebut berhasil diselamatkan dan didaur ulang secara manual (handmade) menjadi berbagai aksesoris cantik seperti gelang, kalung, anting-anting, hingga bros etnik yang bernilai ekonomi tinggi.
Konsistensi Erna dalam membesarkan Ena Craft perlahan membukakan pintu ke berbagai panggung apresiasi nasional yang prestisius. Pada tahun 2022, Ena Craft mendapatkan undangan istimewa untuk hadir sebagai salah satu narasumber dalam program bincang-bincang nasional ternama, Kick Andy di Metro TV, dengan tajuk program "UMKM Pulih dari Pandemi". Kehadiran Erna di kancah pertelevisian nasional tersebut membuktikan ketangguhan usahanya yang mampu bertahan dan bangkit di tengah masa-masa sulit pascapandemi.
Prestasi Ena Craft tidak berhenti di situ. Pada tahun 2023, usaha kriya asal Kupang ini berhasil lolos kurasi ketat dalam ajang bergengsi Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Melewati proses seleksi ketat menyisihkan ribuan UMKM dari seluruh penjuru Indonesia, keterlibatan Ena Craft dalam ajang AKI 2023 kian mengukuhkan kualitas produk kriya lokal NTT di tingkat nasional.
Ke depannya, ia berencana untuk terus memperluas lini usahanya dengan menciptakan produk-produk inovatif terbaru yang tetap berbahan dasar tenun ikat NTT. Beberapa produk baru yang sedang dipersiapkan untuk melengkapi varian aksesorisnya antara lain pembungkus kacamata (eyeglass case) etnik dan pembatas buku unik.
"Kita harus terus berinovasi dan tidak boleh berhenti belajar demi menghadirkan produk yang fungsional namun tetap sarat akan nilai budaya," tuturnya.
Menutup dialog hangat di Pro 4 RRI Kupang, Erna membagikan pesan penyemangat bagi para pelaku UMKM lainnya yang sedang berjuang mengembangkan bisnis mereka. Ia mengingatkan bahwa setiap usaha membutuhkan proses yang tidak instan.
"Jangan pernah patah semangat jika usaha belum berkembang sesuai harapan. Ingatlah selalu alasan pertama kali Anda memulai usaha ini, dan biarlah semangat awal tersebut menjadi bahan bakar untuk tetap fokus pada tujuan. Teruslah berinovasi dan jangan berhenti belajar. Dengan ketekunan serta usaha yang konsisten, hasil yang baik pasti akan datang pada waktunya," pesan Erna penuh motivasi. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....