Udon Bugil Jadi Kuliner Favorit Baru di Kupang
- 08 Apr 2026 11:39 WIB
- Kupang
RRI.CO.ID, Kupang - Kuliner unik kembali menarik perhatian masyarakat Kota Kupang. Salah satunya adalah Udon Bugil (Bule Gila), usaha kuliner milik Niko Whitford yang kini mulai digemari, khususnya oleh kalangan anak muda.
Dalam obrolan Teras UMKM bersama Pro 4 RRI Kupang pada Selasa, 7 April 2026, Niko menceritakan awal mula usahanya yang berangkat dari kecintaan menonton anime serta hobi memasak. Ia mengaku sempat mencoba membuat mie ramen sendiri di rumah, namun hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan ekspektasi seperti yang ia lihat dalam tayangan anime.
“Waktu itu saya coba buat mie ramen, tapi teksturnya justru lebih tebal dari yang diharapkan,” ujarnya.
Dari pengalaman tersebut, Niko justru menemukan ide baru. Tekstur mie yang lebih tebal itu mengingatkannya pada mie udon khas Jepang. Ia kemudian meracik ulang resep dengan memadukan konsep udon dan beberapa unsur ramen yang sebelumnya ingin ia buat.
Hasil racikan tersebut kemudian ia uji coba kepada teman dan kerabat. Respons positif yang diterima menjadi dorongan bagi Niko untuk mulai memasarkan produknya secara lebih luas.
Nama Udon Bugil (Bule Gila) sendiri memiliki cerita unik. Niko mengungkapkan, nama tersebut berasal dari panggilan sehari-hari teman-temannya yang menyebut dirinya “Bugil”, singkatan dari “Bule Gila”. Julukan itu merujuk pada latar belakang Niko yang memiliki darah keturunan Kupang-Australia dari sang ayah. Meski demikian, Niko lahir dan besar di Kota Kupang. Ia pun menilai nama tersebut unik, mudah diingat, dan berpotensi menarik perhatian pasar.
Usaha yang telah berjalan selama kurang lebih satu tahun ini memberikan banyak pelajaran bagi Niko bersama timnya, mulai dari pengembangan cita rasa hingga strategi promosi. Ia menyadari bahwa langkah terpenting dalam memulai usaha adalah berani mencoba terlebih dahulu.
“Yang penting mulai dulu. Seiring berjalan, ide-ide baru pasti akan muncul mengikuti perkembangan usaha,” ujarnya.
Dalam pengembangannya, Udon Bugil kini menawarkan lima varian menu, mulai dari udon berkuah, goreng, hingga kari, yang dilengkapi dengan beragam pilihan topping. Variasi tersebut dihadirkan untuk memberikan pilihan kepada pelanggan sekaligus menyesuaikan dengan selera pasar.
Niko juga terus melakukan penyesuaian terhadap cita rasa dengan memadukan sentuhan khas Jepang dan preferensi lidah masyarakat Kota Kupang. Upaya tersebut dilakukan agar produk tetap memiliki karakter autentik, namun tetap dapat diterima oleh pelanggan lokal.
Selain itu, pelayanan kepada pelanggan juga menjadi perhatian utama. Niko menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas rasa dan memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pembeli.
Kehadiran Udon Bugil menjadi bukti bahwa kreativitas dan keberanian mencoba hal baru mampu membuka peluang usaha yang menjanjikan di tengah persaingan kuliner lokal, sekaligus menambah warna baru dalam perkembangan UMKM di Kota Kupang. (TT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....