Dapur Mak Jen, Kisah Nakes Jadi Pengusaha

  • 04 Apr 2026 11:38 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Kupang - Keputusan besar dalam hidup kerap menjadi titik awal sebuah perjalanan baru yang penuh makna. Hal inilah yang tergambar dari kisah Jeany Deliana Maahury, pemilik usaha Dapur Mak Jen, yang memilih meninggalkan profesinya sebagai tenaga kesehatan demi fokus membesarkan anak, sekaligus merintis usaha kuliner rumahan.

Dalam Obrolan Teras UMKM Pro 4 RRI Kupang, Kamis, 2 April 2026, Jeany menceritakan awal mula dirinya membangun usaha di bidang makanan rumahan. Ia mengawali usahanya pada tahun 2024 dengan membuka layanan katering, nasi dos, dan kue dos yang dijalankan melalui sistem pemesanan (by order).

Seiring berjalannya waktu, ia melihat peluang untuk mengembangkan usaha secara lebih luas dengan memanfaatkan halaman rumah sebagai lapak sederhana. Dari tempat tersebut, ia mulai menjual berbagai menu masakan rumahan yang menyasar kebutuhan masyarakat sekitar.

Dalam prosesnya, Jeany mengaku sempat menghadapi kekhawatiran akan kemungkinan gagal serta usaha yang tidak berkembang. Selain itu, ia juga dihadapkan pada stigma sosial terkait latar belakang pendidikan tinggi yang dianggap tidak sejalan dengan pilihan berjualan makanan.

Namun, ia berupaya melawan pandangan tersebut dengan membulatkan tekad untuk mengembangkan usaha sesuai dengan minat dan kemampuannya. Untuk mendukung usahanya, Jeany terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, salah satunya dengan mempelajari teknik pengeditan video sebagai sarana promosi.

Upaya tersebut dilakukan guna memperkenalkan Dapur Mak Jen kepada masyarakat luas. Dalam perjalanan membangun usahanya, Jeany juga menyadari bahwa latar belakang pendidikannya di bidang kesehatan justru menjadi nilai tambah.

Pengetahuan tersebut ia terapkan dalam menyajikan menu yang tidak hanya lezat, tetapi juga memperhatikan kandungan gizi dan kebutuhan tubuh. Ia pun kerap memberikan edukasi kepada pelanggan terkait pola konsumsi yang sehat, dengan menyesuaikan pilihan makanan berdasarkan usia dan kebutuhan nutrisi.

Dengan demikian, peran edukasi kesehatan yang sebelumnya ia jalankan di tempat kerja, kini turut dihadirkan melalui usaha kuliner yang dirintisnya. Di akhir perbincangan, Jeany berpesan kepada para perempuan agar tidak ragu untuk memulai usaha secara mandiri.

Ia mengajak untuk berani keluar dari zona nyaman, tidak terjebak pada gelar pendidikan, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan yang dimiliki untuk mengembangkan keterampilan dan menciptakan peluang usaha. Kisah Dapur Mak Jen menjadi gambaran bahwa keberanian untuk mengambil langkah baru, disertai dengan ketekunan dan kemampuan beradaptasi, dapat membuka jalan menuju kemandirian dan kesuksesan. (TT)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....