Awal Mula Flegor Sabuna Bangun Bisnis Telur di Rote

  • 26 Mar 2026 15:33 WIB
  •  Kupang

RRI.CO.ID, Rote Ndao - Awal mula Flegor Sabuna sukses membangun bisnis ayam petelur di Rote Tengah. Ia bangkit setelah usaha ternak babi sebelumnya gagal total.

Kegagalan tersebut terjadi akibat serangan virus ASF empat tahun lalu. Seluruh ternak babi miliknya mati dalam satu kandang, hal ini diungkapkan Flegor saat hadir dalam Obrolan UMKM Pro 1 RRI Rote pada, Kamis 19 Maret 2026.

Flegor kemudian memutuskan banting stir menjadi peternak ayam petelur. Padahal latar belakang pendidikannya adalah magister klimatologi terapan.

Ia mengelola bisnis ini bersama istrinya dengan sangat telaten. Vaksinasi menjadi kunci utama untuk menjaga kesehatan ternak.

"Vaksin kita anggap sebagai sesuatu hal yang penting," katanya. Hal ini bertujuan meminimalkan risiko kematian ternak yang tinggi.

Selain vaksin, pengaturan jam makan dan minum harus konsisten. Ayam petelur sangat sensitif terhadap perubahan jadwal yang mendadak.

Perubahan jam makan bisa menyebabkan ayam mengalami stres berat. Kondisi stres ini berdampak langsung pada penurunan kualitas telur.

Flegor juga mengatur pencahayaan tambahan di dalam kandang ternaknya. Ayam membutuhkan cahaya selama 14 hingga 16 jam sehari.

"Cahaya matahari hanya 12 jam sehingga butuh lampu tambahan," ujarnya. Lampu dinyalakan selama dua hingga empat jam setiap malam.

Saat ini Flegor mampu memproduksi sekitar 16 rak telur. Seluruh hasil produksi tersebut dipasarkan ke pelanggan di perkotaan Baa.

Bisnis yang bermula dari 100 ekor kini terus berkembang. Flegor berharap anak muda tidak takut gagal saat berwirausaha. (DY)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....